KEBUMEN,(Banyumas Pos) Kegiatan reses anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Utut Adianto, dimanfaatkan sebagai ajang mendengar langsung suara rakyat sekaligus memperkuat soliditas partai menuju kemenangan politik ke depan. Kegiatan yang digelar di Kebumen pada,26 April 2026 ini dihadiri kader, pengurus partai, serta masyarakat dari berbagai wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Utut Adianto yang juga menjabat Ketua Komisi I DPR RI menegaskan pentingnya menyerap aspirasi masyarakat secara terbuka. Ia mengajak seluruh peserta untuk menyampaikan berbagai kebutuhan dan usulan yang nantinya akan diperjuangkan di tingkat pusat maupun daerah.
“Yang paling penting dari reses ini adalah bagaimana saya menerima aspirasi dari Ibu Bapak. Saya tidak bisa memastikan semua terwujud, tapi saya pastikan akan saya perjuangkan,” ujarnya.
Ia juga meminta agar setiap aspirasi dituliskan secara jelas agar dapat dipetakan, mana yang menjadi kewenangan DPR RI dan mana yang menjadi tugas DPRD. Dengan demikian, tindak lanjutnya bisa lebih terarah dan efektif.
Selain menyerap aspirasi, Utut juga menyinggung pentingnya kekuatan struktur partai hingga tingkat bawah, mulai dari PAC hingga ranting. Menurutnya, soliditas internal menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika politik.
Dalam sesi dialog, sejumlah aspirasi masyarakat turut disampaikan. Ridwan, Ketua RT Tamanwinangun, mengusulkan agar Program Indonesia Pintar (PIP) di wilayahnya dapat terus dilanjutkan guna mendukung pendidikan masyarakat.
Sementara itu, Sugiri dari ranting Bumirejo mengajukan perbaikan infrastruktur jalan di daerahnya.
Menanggapi hal tersebut, Utut memastikan seluruh aspirasi akan dicatat dan diperjuangkan sesuai dengan kewenangan yang ada, termasuk melalui koordinasi dengan anggota DPRD setempat.
Ia juga menjelaskan bahwa sebagai Ketua Komisi I DPR RI, ruang lingkup kerjanya meliputi bidang pertahanan, intelijen, komunikasi digital, hingga keamanan siber. Meski demikian, melalui posisinya sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan, ia tetap berupaya membantu penyaluran program-program kerakyatan.
“Kita ada di sini bukan hanya untuk mendengar, tapi juga memperjuangkan bersama. Kita semua bersaudara dalam semangat gotong royong,” pungkasnya.(Lia)
Posting Komentar