DPRD Kebumen dan Jateng Serap Aspirasi Warga di Desa Karangtanjung


KEBUMEN,( Banyumas Pos )– Masa Reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2025-2026 dimanfaatkan anggota DPRD untuk turun langsung ke masyarakat. Pada Kamis, 25 Juni 2026, agenda penyerapan aspirasi digelar di Desa Karangtanjung, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen.Kamis 25/6/26 di GOR Karangtanjung 


Kegiatan yang berlangsung hangat dan dialogis ini menghadirkan dua anggota legislatif lintas level, yakni *Erni Widhiastuti, http://S.Ak.*, Anggota DPRD Kabupaten Kebumen, dan Ni’matul Azizah, S.H.I.Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah. 


Reses ini menyasar masyarakat dari berbagai latar belakang di Daerah Pemilihan (Dapil) 6 Kabupaten Kebumen, yang meliputi wilayah Kecamatan Alian, Poncowarno, Kutowinangun, dan Karangsambung.


Tekankan Mekanisme Usulan yang Tepat Sasaran


Dalam pemaparannya, Erni Widhiastuti menekankan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap mekanisme pengusulan aspirasi agar program yang diajukan tepat sasaran dan sesuai regulasi.


“Fungsi utama kami di DPRD adalah sebagai penyambung lidah masyarakat. Semua aspirasi akan kami perjuangkan untuk masuk dalam rencana kerja pemerintah daerah. Namun, eksekusi program tetap menjadi kewenangan pemerintah eksekutif,” jelas Erni.


Ia merinci beberapa aturan main teknis pengusulan, antara lain: 
1. Infrastruktur Jalan/Jembatan, Wajib menghubungkan minimal dua desa.
2. Bantuan Alat Pertanian,Pengajuan harus melalui kelompok tani, tidak bisa perorangan. 
3.Sektor Pendidikan,Prioritas diarahkan pada sekolah swasta.
4. Hibah Rumah Ibadah,Harus melampirkan izin operasional dan proposal resmi.


Sinergi dan Pengawasan Jadi Kunci


Senada dengan Erni,Ni’matul Azizah, Anggota DPRD Jateng Dapil 10 meliputi Kebumen, Purbalingga, dan Banjarnegara, menegaskan pentingnya kolaborasi.


“Sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi adalah kunci agar pembangunan berjalan efektif dan merata. Tanpa kolaborasi lintas level, banyak program bagus yang tidak sampai ke masyarakat,” ujarnya.


Lebih lanjut, Ni’matul juga mengingatkan fungsi pengawasan DPRD. Ia mengajak warga aktif menyampaikan kendala nyata di lapangan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun infrastruktur. 


“Masukan warga adalah bahan evaluasi penting bagi kami untuk mengontrol jalannya program pemerintah ke depan,” tegasnya.


Ditutup dengan Pengisian Lembar Aspirasi


Pertemuan ditutup dengan sesi diskusi interaktif. Warga diminta mengisi lembar kerja aspirasi sebagai sarana formal agar setiap kebutuhan masyarakat tercatat rapi dan bisa diperjuangkan dalam agenda pembangunan.


Kegiatan reses ini menjadi bukti komitmen nyata para wakil rakyat untuk mendekatkan diri dengan konstituen, sekaligus memastikan pembangunan di Kebumen berjalan secara partisipatif dari bawah.( Lia )




Post a Comment

Lebih baru Lebih lama