Kebumen,( Banyumas Pos )— Semangat melestarikan budaya sekaligus menguatkan peran perempuan Indonesia tampil meriah dalam kirab budaya peringatan Hari Jadi Kabupaten Kebumen. Kelompok yang berkedudukan di Sekretariat Joglo Lawas, Dukuh Krajan (Depan/Barat Pasar Klapasawit), Desa Klapasawit, Buluspesantren turut memeriahkan acara tersebut dengan penuh kebanggaan dan semangat kebersamaan.
Di bawah kepemimpinan Ibu Budi Nurhayati, seluruh anggota tampil anggun mengenakan kebaya dan kain nusantara, menegaskan komitmen untuk mewujudkan visi: "Menjadi Perempuan Indonesia yang Lebih Berdaya dan Berbudaya."
Visi tersebut dijalankan melalui tiga misi utama:
1.Melestarikan kain dan kebaya sebagai salah satu simbol budaya Indonesia yang tak ternilai harganya;
2.Memperkuat peran perempuan Indonesia di berbagai bidang, mengiringi kemajuan perempuan dalam mengembangkan lingkungan sosial di sekitarnya;
3.Mendorong penguatan ekonomi kerakyatan melalui pendidikan dan pemberdayaan perempuan Indonesia yang mandiri dan bermartabat.
Kirab budaya ini menjadi momen istimewa untuk memperkenalkan sekaligus menegaskan bahwa perempuan bukan sekadar pelestari warisan budaya, melainkan juga penggerak kemajuan dan pembangunan bangsa. Dengan mengenakan kain dan kebaya, mereka tak sekadar memakainya sebagai busana, melainkan sebagai bukti cinta dan kebanggaan terhadap identitas leluhur.
Ibu Budi Nurhayati menyampaikan, keikutsertaan dalam kirab ini bukan sekadar tampil dalam barisan, melainkan wujud tekad untuk terus berjuang — menjaga budaya, memperkuat peran perempuan, dan membangun kemandirian melalui pendidikan serta pemberdayaan.
"Kain membungkus sejarah, kebaya membalut martabat. Perempuan melangkah berdaya, budaya tetap terjaga."
Semoga langkah ini menjadi awal yang baik, membawa berkah, dan terus menginspirasi perempuan-perempuan di seluruh Kebumen untuk semakin berdaya, berbudaya, dan bermanfaat bagi sesama. ( Lia )
Posting Komentar