02/10/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Wujudkan Wilayah Kondusif, Masyarakat Gombong Gelar Deklarasi Damai

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Dalam rangka mewujudkan wilayah yang kondusif, Masyarakat Kecamatan Gombong secara kompak menggelar Deklarasi Bersama Rukun dan Damai Menuju Gombong Lebih Maju, Aman dan Sejahtera. Kegiatan itu dilakukan dengan harapan terciptanya Gombong yang damai dan guyub rukun.

Deklarasi dipimpin langsung oleh Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto Jumat (1/10) malam di Pendopo Kecamatan Gombong yang dihadiri Kapolres Kebumen, AKBP Piter Yanottama, Forkopimcam Gombong, sejumlah Ormas, Tokoh Masyarakat serta para ulama. Kegiatan ditandai pembubuhan tanda tangan sebagai bentuk komitmen bersama.

Camat Gombong selaku Ketua Penyelenggara, Susilo mengatakan, gelaran deklarasi berangkat dari keresahan masyarakat atas konflik yang terjadi antar ormas beberapa waktu lalu antara dua Ormas antara Pemuda Pancasila (PP) dan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) pada beberapa waktu lalu.

Untuk itu, lanjut Susilo, Gombong kini mulai berbenah dan bersama-sama untuk mewujudkan wilayah yang aman dan kondusif dengan dukungan seluruh elemen masyarakat.

“Berita yang ada di media sosial ini cukup menggangu kita, karena Kecamatan Gombong yang selama ini kita kenal selalu damai dan jarang terjadi permasalahan. Peristiwa kemarin jelas mempengaruhi perekonomian di Gombong,” ucapnya.

Susilo mengajak, pada momentum Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi sebuah refleksi menuju wilayah Gombong yang aman dan damai sesuai nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.

“Dengan semangat hari Kesaktian Pancasila, bagaimana kita mewujudkan Gombong aman dan damai. Semoga yang kemarin salah persepsi terhadap Gombong semakin lebih baik,” tutur dia.

Terdapat sejumlah poin penting yang diikrarkan dalam deklarasi, antara lain menyatakan bahwa Selain itu, Gombong menjadi salah satu tolak ukur bagi kerukunan dan kondusifitas di Kabupaten Kebumen.

Dia menambahkan bahwa Gombong selama ini telah menunjukan diri sebagai kota yang dinamis dan pihaknya berupaya menjadikan gombong kota rukun dan damai, sehingga dapat menjadi contoh dan role model bagi kota-kota dan daerah-daerah lainnnya.

“Untuk menghindari segala hal yang mengatasnamakan agama, etnik, budaya dengan kepentingan sesaat, kami semua elemen masyarakat berusaha menciptakan gombong dan sekitarnya sebagai wilayah yang rukun, damai, lebih maju, aman dan sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, kemajemukan menjadi modal besar untuk kemajuan suatu wilayah, bukan untuk terjadinya perpecahan.

Arif menyampaikan bahwa Gombong merupakan satu cermin kemajuan Kabupaten Kebumen. Embrio roda perekonomian masyarakat terpancar di wilayah Gombong. Selain itu, Gombong dianggap memiliki tingkat keberagaman tinggi dengan berbagai etnis, agama dan golongan.

“Kita lihat kemajemukan di Gombong cukup tinggi tapi mereka dapat guyub rukun membagun selama ini dan terbukti perekonomian terbesar adalah Gombong. Oleh karena itu jangan ciderai apa yang tadi menjadi harapan bersama,” katanya.

Kapolres Kebumen, AKBP Piter Yanottama mengatakan bahwa kegiatan semacam inilah yang diharapkan. Menurutnya, hal ini demi kebaikan bersama dan demi terciptanya kondusifitas di wilayah Gombong yang majemuk dan komplek.

“Kemarin kita ada permasalahan. Oleh karena itu, dengan adanya deklarasi ini diharapkan masyarakat Gombong bersama-sama untuk menjaga kondusifitas. Kita semua adalah komponen bangsa dengan hati yang dingin demi terciptanya sebuah kondusifitas. Situasi saat ini ialah situasi Covid-19. Semoga situasi di Kebumen semakin membaik,” pungkasnya. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *