25/11/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Warga Glempang Dihebohkan Penemuan Mayat di Saluran Irigasi

CILACAP (BANYUMAS POS) – Warga Desa Glempang, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap digegerkan dengan penemuan mayat yang mengambang di saluran irigasi di Jalan Lapang Jengkol pada Rabu (24/11).

Korban pertama kali ditemukan oleh Ketua RT 08 Padang Riyanto yang saat itu sedang melewati jembatan penyeberangan. Menurut keterangan saksi, dilihatnya korban yang dalam posisi tengkurap, mengambang tersangkut di saluran irigasi induk.

Sontak dengan cepat penemuan mayat tersebut menyebar ke seluruh wilayah Kecamatan Maos dan sekitarnya.

Tidak ditemukan identitas korban namun dengan ciri-ciri memakai kaos hitam, celana pendek, wajah lonjong berjenggot, rambut lurus warna hitam berkumis dan berjenggot warna putih.

Berdasar ciri tersebut, korban akhirnya diketahui bernama Priyo Sugiarto (51) warga Jalan Sindoro RT 01 Desa Karangsari Kecamatan Adipala yang dari kemarin sore dicari oleh keluarganya.

Hal tersebut berdasarkan laporan istri korban Susmilah (40) kepada perangkat Desa Karangsari yang melaporkan bahwa suaminya belum pulang setelah pamit hendak mengantar ayam ke Pasar Pahing Desa Maos dan setelah dikroscek di lokasi penemuan mayat, ternyata benar, mayat yang ditemukan adalah salah satu warganya yang hilang.

Dari kemarin, korban dicari oleh pihak keluarganya dan sudah dilaporkan ke pihak perangkat desa.

“Kita cari ke Pasar Pahing Maos sesuai informasi dari pihak keluarga namun hingga malam belum kita temukan dan tadi siang pukul 11.30 WIB. Kita mendapatkan informasi penemuan mayat dan setelah kita kroscek ternyata benar, korban adalah Priyo Sugiarto warga Jalan Sindoro RT 01 Karangsari yang kita cari,” kata Ngadiyo, Kepala Dusun 2 Desa Karangsari.

Sementara itu, Babinsa Glempang, Koramil 07/Maos, Serka Misno yang berada di lokasi penemuan bersama aparat kepolisian dan warga lainnya segera melakukan evakuasi korban dari saluran irigasi.

Kejadian ini pun telah dilaporkannya ke komando atas dan setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, puskesmas dan perangkat desa, korban akhirnya dibawa ke Puskesmas Maos.

“Setelah mendapat perawatan dari petugas Puskesmas, jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka untuk dilakukan visum oleh tim medis dari Polres Cilacap. Dari hasil visum tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Selanjutnya almarhum dimandikan dan dimakamkan di Desa Karangreja yaitu tempat yang dipilih keluarganya,” kata Serka Misno. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *