02/11/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Usai Tiga Hari Tenggelam, Seorang Bocah Ditemukan Mengambang di Sungai Ciberem

CILACAP (BANYUMAS POS) – Setelah tenggelam selama 3 hari, Maulida Nur Asysifa Binti Adi Ktistiandi (10) bocah asal Dusun Bugel RT 06 RW 11 Desa Panikel, Kecamatan Kampung Laut, Cilacap akhirnya ditemukan warga mengambang di Sungai Ciberem sekitar pukul 05.45 WIB pada Selasa (2/11).

Korban pertama kali ditemukan Bahrudin Bin Karta Dikrama (64) dan Sarwin Bun Bastam (40), warga Dusun Mekarsari RT 03 RW 02 Desa Panikel, Kecamatan Kampung Laut. Saat ditemukan, korban dalam keadaan tewaa. Selanjutnya, kedua saksi tersebut melaporkan ke Tim SAR dan Babinsa setempat. Bersama dengan warga lainnya, korban selanjutnya dievakuasi ke darat dan dibawa ke rumah duka.

Menurut keterangan Babinsa Panikel Koramil 09/Kawunganten, Serda Suparjo Asngari bahwa sebelum tenggelam, pada hari Minggu (31/10), korban bersama dua temannya yaitu Sintia Binti Yanto (9) dan Jahira Binti Tito Catur Saputro (5) bermain di pinggir Sungai Ciberem, namun korban berjalan sendirian ke tengah sungai.

Lebih lanjut, karena mendengarkan teguran temannya, korban akhirnya tenggelam sedangkan kedua temannya tidak bisa berenang sehingga tidak bisa menolong korban.

“Karena takut, kedua teman korban pulang dan tidak memberitahukan kejadian ini ke keluarga korban. Tak kunjung pulang, keluarga korban baru sadar bahwa cucunya sudah malam dan belum juga pulang sehingga bersama warga lainnya berusaha mencarinya namun hingga pukul 02.00 WIB belum juga ditemukan,” terang Babinsa.

Lanjut Serda Suparjo, pada hari Selasa tanggal 2 November sekitar pukul 05.45 WIB, korban diketemukan sudah dalam keadaan meninggal terapung di sungai tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Kita bersama Kanit Reskrim Polsek Kawunganten, Petugas Medis, Anggota TNI AL yang bertugas di Pos AL Klaces segera mendatangi TKP kemudian mengumpulkan korban dan segera mengevakuasi korban. Dari hasil outopsi, korban tidak ditemukan adanya luka lain karena korban murni meninggal karena tenggelam,” jelasnya.

Selanjutnya, atas permintaan pihak keluarga, korban selanjutnya langsung dibawa ke rumah duka untuk selanjutnya dilakukan pemulasaran jenazah dan pemakaman di Tempat Pemakaman Umum Desa Panikel. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *