08/06/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Unit Reserse dan Kriminal Polsek Gombong Ungkap Kasus Penipuan Jual Beli Beras

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Unit Reserse dan Kriminal Polsek Gombong, Polres Kebumen, Polda Jawa Tengah berhasil mengungkap kasus penipuan atau penggelapan dengan korban juragan beras.

Kapolsek Gombong, Wily Budiyanto kepada wartawan menjelaskan, tersangka berinisial ER (40) alias Slamet, warga Desa Kalitengah, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara pada Selasa (18/3/2021), mendatangi tempat penggilingan padi milik korban Andri Yuvianto (35) di Desa Kalitengah, Kecamatan Gombong, Kecamatan Kebumen.

Pada hari berikutnya, tersangka membeli beras dibayar tunai. Pembelian secara tunai dilakukan sebanyak dua kali. Korban kemudian mengirim beras ke sebuah rumah di Desa Mendelem, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang.

“Rumah itu dikontrak tersangka,” kata Wily didampingi Kasubbag Humas Polres Kebumen, Iptu Tugiman, Selasa (8/6/2021).

Selanjutnya, tersangka kembali mendatangi korban pada Kamis (25/3/2021) membeli beras sebelas ton, namun tidak membayar tunai dan tersangka hanya memberikan uang muka Rp 3,5 juta.

Hari berikutnya tersangka kembali membeli beras. Terakhir pada Minggu (27/3/2021), tersangka membawa 6,25 ton beras dengan mobil korban dan tersangka mengajak korban tersebut dengan niatan akan melunasi pembayarannya.

Korban pun akhirnya merasa ditipu. Ketika hendak mengirim beras dua ton bersama korban, di tengah jalan di Desa Semanding, tersangka berhenti dengan dalih membeli BBM di SPBU. Korban diminta mendahului dengan tujuan rumah tersangka, namun ternyata tersangka melarikan diri.

Korban pun kemudian mendatangi rumah kontrakan tersangka, namun beberapa warga sekitar mengatakan bahwa beras di dalam rumah sudah dibawa dengan truk oleh tersangka.

“Kerugian yang dialami korban sebanyak 8 ton beras. Sisa beras milik korban yang jadi barang bukti 1,5 kuintal,” kata Wily.

Lebih lanjut, tersangka berhasil ditangkap ketika tidur di sebuah tempat pelayanan umum di Desa Kedungpuji Kecamatan Gombong.

Tersangka disangka melanggar Pasal 378 KUHP tentang penipuan atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *