07/04/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Petugas Lapas Nusakambangan Bersama Aparat Kepolisian Gelar Razia di Dalam Lapas

CILACAP (BANYUMAS POS) – Tim gabungan petugas lapas bersama kepolisian menggelar razia di dalam lapas Batu Nusakambangan, Selasa (6/4/2021) malam. Razia dilakukan untuk mengantisipasi adanya benda terlarang di dalam lapas.

Selain itu, kegiatan ini juga dilaksanakan dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-57 Tahun 2021 yang dilaksanakan pada hari selasa (06/04) pukul 20.00 WIB.

Razia berlangsung sekitar 2-3 jam. Dalam razia, tidak ditemukan barang-barang yang mencurigakan, baik narkoba, handphone maupun barang-barang terlarang lainnya.

Hasil razia, petugas hanya menemukan sejumlah barang seperti paku, batu, tali, bambu, hingga kartu remi. Sejumlah temuan barang seperti paku digunakan napi untuk menggantung baju di tembok.

Sedangkan kartu remi ini dibuat sendiri dengan kertas oleh napi dan temuan tali digunakan untuk bahan kerajinan tangan.

Kepala Lapas Batu sekaligus Koordinator Lapas se-Nusakambangan, Jalu Yuswa Panjang, melalui keterangan tertulisnya, Selasa (6/4/2021) mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Jalu menambahkan, pelaksanaan razia ini dilakukan diseluruh area Lapas Batu baik di lingkungan blok maupun dalam kamar hunian WBP.

“Semua blok kita geledah, dengan mengutamakan kamar yang dianggap rawan. Penggeledahan rutin seminggu bisa empat kali, tetapi penggeledehan kali ini dilakukan serentak, dengan melibatkan aparat penegak hukum,” jelasnya.

Saat ini Lapas Narkotika Nusakambangan dihuni sebanyak 535 napi, meliputi bandar maupun kurir.

“Kegiatan ini menunjukkan sinergitas Kemenkumham dalam hal ini lembaga pemasyarakatan dengan pihak kepolisian Polsek Nusakambangan. Selain itu, instruksikan dari Dirjenpas,” kata Jalu.

Menurutnya, banyak peredaran narkoba, handphone dan barang-barang terlarang lainya di dalam lapas yang dapat menganggu kondisi keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

“Penyebabnya bisa karena kurangnya pengawasan dan pengamanan baik itu dari luar lapas maupun dari dalam lapas itu sendiri,” ujar Jalu.

Hal ini tentunya sebagai wujud keseriusan pihak lapas dalam memberantas peredaran narkoba, handphone dan barang-barang terlarang lainnya yang berada di dalam lapas sekaligus bukti komitmen dan integritas petugas Lapas Batu untuk melaksanakan program zero halinar.

“Dengan makin meningkatnya penggunaan narkoba, handphone dan barang-barang terlarang lainnya di dalam lapas, maka perlu adanya penanganan dan pencegahan dalam mewujudkan lapas yang bersih, aman dan kondusif,” pungkas Jalu. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *