30/10/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Tahap ll Penyerahan Tersangka dan BB Dari Penyidik Kepada Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Kebumen

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Penuntut Umum melakukan penahanan tingkat penuntutan terhadap tersangka Ir. Hj. Siti Kharisah, M.M selaku Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kebumen dalam perkara dugaan benturan kepentingan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah dalam program fasilitasi pengembangan sarana promosi hasil produksi UMKM Kebumen 2019 dengan anggaran total sebesar Rp 800 juta.

Tersangka ditahan di Lapas Kebumen selama 20 hari sejak tanggal 29 Oktober 2021 sampai dengan 17 November 2021. Sebelum dilakukan penahanan dilakukan pengecekan rapid Test antigen dengan hasil negatif dan pengecekan kesehatan dengan hasil normal atau sehat dari Tim Dokter RSUD Kebumen. [11.18, 29/10/2021] P Budi Kasi Pisus Kejaksaan: Jaksa penyidik dalam hal ini diwakili oleh Jaksa Alfian listya Kurniawan SH menyerahkan tersangka dan barang bukti kepada Penuntut Umum dalam ini di hal ini ini diwakili oleh Beni Prihatmoo selaku Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara.

Drs. Fajar Sukristyawan, S.H., M.H. Kepala Kejaksaan Negeri Kebumen melalui Budi Setiawan SH MH selaku kepala seksi tindak pidana khusus menyampaikan, berkas perkara atas nama tersangka SK yang merupakan mantan kepala Dinas Tenaga Kerja koperasi usaha kecil dan menengah tahun 2019 ada Kabupaten Kebumen telah dinyatakan lengkap oleh Penuntut Umum.

Jaksa Penuntut umum kembali melakukan penahanan terhadap SK dikarenakan guna memudahkan proses persidangan dan guna mengantisipasi dikawatirkan tersangka melarikan diri.

Tersangka atau terdakwa SK kemudian ditahan selama 20 hari sejak tanggal 29 Oktober 2021 sampai dengan tanggal 17 November 2021.Dan dilakukan penahanan di di rutan Kebumen dan ada kemungkinan akan dipindahkan di Lapas kelas ll A Semarang di bulu Semarang.

Dalam penyerahan tersangka dan barang bukti ini SK didampingi oleh keluarga dan penasehat hukumnya atas nama Padang Kusumo, S.H, M.H.

Penanganan dilakukan guna memudahkan dan mempercepat proses persidangan yang akan dilakukan di pengadilan tindak pidana korupsi pada Pengadilan Negeri Semarang.

Penuntut umum yakin bahwasanya terdakwa akan tetap terbukti dalam bukan perkara Tipikor ini guna mendukung proses pembuktian. Di dalam perkara ini, penyidik pada Kejaksaan Negeri Kebumen menghadirkan beberapa ahli antara lain antara lain dari lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah Jakarta, lnspektorat daerah Kebumen, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kebumen guna menghitung volume fisik kegiatan.

Kondisi tersangka atau terdakwa memang pernah dilakukan proses pembantaran penahanan sejak tanggal l7 belas Oktober 2021 dikarenakan sakit. Informasi yang diterima dari tim Dokter RSUD Kebumen tersangka atau terdakwa sakit bronkitis paten dan asam lambung.

“Insyaallah kondisinya sudah membaik dan hari ini dilakukan tahap 2 dan kembali dilakukan penahanan guna mempercepat proses persidangan dan guna kepastian hukum terhadap terdakwa,” pungkasnya. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *