17/04/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Suwarno Inginkan Adanya Bantuan Rehab Petilasan Sumur Gemuling

CILACAP (BANYUMAS POS) – Di Kabupaten Cilacap terdapat beberapa obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi dan mempunyai nilai sejarah namun belum tersentuh oleh Pemkab Cilacap dalam hal ini Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Cilacap.

Salah satunya Petilasan Sumur Gemuling yang berlokasi di Jalan Jambu, Dusun Sumur Gemuling, Desa Kuripan, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap. Sumur Gemuling tersebut sudah ada sejak zaman Kerajaan Demak.

Yang menarik dari keberadaan obyek wisata ini terdapat sumur yang sumber mata airnya menurut cerita dipercaya dapat mendatangkan jodoh bagi yang belum memiliki pasangan apabila seseorang mandi di sumur tersebut.

Salah satu pengurus sekaligus bendahara obyek wisata Petilasan Sumur Gemuling, Suwarno mengatakan, pihaknya menginginkan adanya bantuan dari instansi terkait terhadap Petilasan Sumur Gemuling.

“Bantuan yang kami harapkan berupa rehab untuk tempat wisata sehingga Petilasan Sumur Gemuling menjadi terlihat lebih bagus dan berkembang sehingga menarik banyak pengunjung untuk datang berkunjung,” ungkapnya.

Suwarno menginginkan agar akses jalan masuk yang semula tanah liat berganti menjadi aspal dan melanjutkan kembali rehab tembok pagar keliling Petilasan serta adanya gapura selamat datang agar tempat wisata ini menjadi lebih bagus.

Lebih lanjut, pihaknya sudah pernah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa setempat terkait keberadaan Sumur Gemuling untuk dikembangkan, namun hingga saat ini pihak Desa kurang merespon hal tersebut.

Selain itu, minat pengunjung yang datang masih sangat sedikit baik pengunjung dari daerah setempat maupun luar daerah.

“Para pengunjung juga tidak setiap hari datang kesini. Biasanya di hari libur itupun jarang sekali,” tuturnya.

Sebelumnya, sudah pernah dilakukan rehab terhadap obyek wisata tersebut baik oleh pengurus maupun pengusaha sekitar. Sedangkan pengurus sendiri sudah tidak memiliki dana untuk melanjutkan rehab kembali. Oleh karenanya, perlu adanya dukungan dari instansi terkait guna perkembangan obyek wisata Sumur Gemuling.

Di sekitar obyek wisata juga terdapat area di depan akses jalan masuk menuju Petilasan yang dapat dialihfungsikan menjadi tempat untuk berjualan warga sekitar apabila direhab dan dikembangkan sehingga bermanfaat guna meningkatkan kesejahteraan warga sekitar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disporapar Cilacap, Kasidi menyarankan agar dibuat Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di wilayah tersebut.

Kasidi menambahkan, apabila sudah terbentuk Pokdarwis, kemudian memberitahukan kepada Disporapar Cilacap agar selanjutnya ditindaklanjuti dengan mensurvey ke Sumur Gemuling tersebut.

“Namun dilihat dulu terkait status kepemilikan tanah tersebut. Apabila tanah tersebut milik Desa, yang berhak mengelola tempat wisata itu ialah Pemerintah Desa setempat, namun bila tanahnya milik Pemkab, kami siap untuk membantu mencarikan anggaran agar obyek wisata itu berkembang,” jelasnya.

Menurutnya, anggaran tersebut nantinya dapat dimintakan ke Pemprov Jawa Tengah melalui Disporapar dengan proposal yang diajukan. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *