09/10/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Siswa SD IT Al Ihsan Banjarnegara Bertemu Mahasiswa Sudan Afrika

BANJARNEGARA (BANYUMAS POS) – Baru-baru ini, Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Al Ihsan Banjarnegara yang berada di Desa Tapen kedatangan tamu luar negeri, Azam Hassan Muhammed, mahasiswa paska sarjana Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dari Sudan Afrika.

Kunjungannya ke SD IT Al Ihsan tersebut disambut hangat oleh para guru, peserta didik dan pengurus Yayasan. Azam mengaku sangat senang dan kagum dengan SD IT Al Ihsan. Menurutnya, kondisi sekolah bersih, rapi dan indah. Anak-anaknya juga aktif dan pintar.

Terbukti sehabis Azam memperkenalkan diri, beberapa peserta didik kelas 2 dan 4 bertanya: “Apa makanan pokok rakyat Sudan? Makanan favorit Mr. Azam apa?Sudan itu Negara dimana? Setelah upacara penyambutan di aula sekolah, Azam diberikan kesempatan berinteraksi dengan seluruh peserta didik yang hari itu masuk sekolah dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Satu per satu anak-anak maju ke meja Azam dan memperkenalkan diri menggunakan bahasa Inggris, “My name is Harumi? And you? I am from Tapen Wanadadi. My hobby is reading. Nice to meet you.” Anak-anak tampak begitu percaya diri bercas cis cus, meskipun hari itu adalah kali pertama mereka berjumpa dengan tamu berkulit hitam dari Sudan.

SD IT Al Ihsan telah berdiri pada 2018 dan saat ini sudah resmi mendapatkan ijin operasional dari Kemdikbud RI. Dinahkodai Heri Setiawan, setiap tahun pelajaran 50-an anak berusia 6 tahun masuk menjadi peserta didik baru SD IT Al Ihsan. Jumlah peserta didik semuanya mencapai 159 anak.

“Sekolah kami mengadopsi kurikulum nasional dari Kemdikbud RI dan kurikulum agama Islam. Dengan perpaduan ini anak-anak memiliki keseimbangan keilmuwan umum dan agama sehingga akan menjadi generasi yang pintar sekaligus soleh dan solehah,” jelas Heri.

Untuk memberikan global citizenship education (pendidikan kewarganegaraan global), sejak kelas 1 peserta didik mendapatkan mata pelajaran muatan lokal Bahasa Inggris bermitra dengan Rumah Pintar Dr Tus.

Dalam seminggu, anak-anak belajar bahasa Inggris selama 1 jam pelajaran di bawah bimbingan langsung oleh Dr Tuswadi yang pernah mendapatkan beasiswa Diploma Pendidikan Bahasa Inggris dari Pemerintah Jepang di Aichi University of Education.

“Ilmu mengajar bahasa yang saya gunakan sedikit banyak merupakan oleh-oleh dari guru-guru di Jepang saat saya menuntut ilmu di negeri Sakura. Kelihatannya efektif, anak-anak menjadi suka dan aktif berkomunikasi dalam bahasa Inggris sehingga setamat dari sekolah dasar saya yakin mereka akan menguasai ribuan kosa kata bahasa Inggris untuk bekal komunikasi,” jelas Dr Tuswadi yang saat ini sibuk memimpin kampus vokasi Politeknik Banjarnegara.

Heri Setiawan menambahkan bahwa penerimaan peserta didik baru 2021/2022 telah dibuka sehingga orang tua peserta didik kelas 6 sekolah dasar bisa mendapatkan informasi dan petunjuk proses seleksi penerimaan peserta didik baru baik melalui telepon (0852-9641-5634) maupun datang langsung ke SD IT Al Ihsan di Desa Tapen.

Untuk tahun pelajaran baru, SD IT Al Ihsan yang juga memiliki guru lulusan kampus Jepang, Resti Andriyani dan Dwi Fatmawati akan menerima 60 peserta didik baru. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *