29/12/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Sinergi TNI dan Masyarakat Sikapi Mahalnya Tarif Kubikasi Air Bersih

PURBALINGGA (BANYUMAS POS) – Berharap dapat menurunkan beban tarif kubikasi air Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) bagi masyarakat Desa Campakoah dan Desa Pengalusan, Kodim 0702/Purbalingga, pengurus Pamsimas dan masyarakat desa tersebut membangun alternatif mandiri Pembangkit Listrik Teknologi Turbin Micro Hidro (PLTMH) di Desa Campakoah, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Rabu (29/12/2021).

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) adalah teknologi yang memanfaatkan debit air untuk diubah menjadi energi listrik.

Caranya yaitu dengan memanfaatkan debit air/aliran air untuk menggerakkan turbin yang akan menghasilkan energi mekanik, selanjutnya energi mekanik ini menggerakkan generator dan menghasilkan listrik.

Menurut Tikno, salah satu pengurus Pamsimas di desa tersebut, menuturkan jika ide ini diawali dari banyaknya keluhan masyarakat penerima manfaat Pamsimas yang dikelolanya ketika ditarik iuran tarif kubikasi air.

Mereka mengeluhkan tarif yang dirasa mahal oleh sebagian besar pelanggannya yang mayoritas adalah berprofesi sebagai penderes (penyadap gula kelapa: red), hingga memunculkan ide pihaknya bersama Kodim 0702/Purbalingga untuk mencoba mencari alternatif pembangkit tenaga listrik mandiri guna memompa pompa airnya untuk mengalirkan air bersih ke rumah warga menggunakan sumber daya mandiri berupa Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH).

“Berawal dari banyaknya keluhan masyarakat kecil yaitu penderes gula kelapa yang harus membayar biaya kubikasi air bersih tiap kubiknya Rp 2.700 yang dirasa sebagian besar oleh mereka berat,” ungkap Tikno.

Tikno berharap dengan terbangunnya PLTMH yang memanfaatkan arus Sungai Tlahab di desanya ini dapat menurunkan beban biaya kubikasi kepada pelanggannya hingga Rp 2.000 agar masyarakat khususnya ekonomi lemah yang menjadi pelanggannya terbantukan.

“Dengan PLTMH ini kita akan bantu masyarakat ekonomi lemah hanya dengan maksimal Rp 2.000 saja tiap kubiknya untuk perawatan PLTMH dan jaringan,” ujarnya.

Menyikapi hal ini, Dandim 0702/Purbalingga Letkol Inf Dipo Sabungan Lumban Gaol sangat antusias hingga maksimal memerintahkan anggotanya untuk turun membantu kesulitan yang ada di masyarakat tersebut.

“Alternatif positif membantu meringankan beban masyarakat, karenanya kita turut bantu dalam pelaksanaannya. Hal ini sejalan dengan doktrin kami TNI yang wajib menjadi contoh dan mempelopori usaha- usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya,” tandas Dandim. (Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *