18/10/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Simulasi ANBK SDN 1 Sirau Berjalan Dengan Lancar 

PURBALINGGA (BANYUMAS POS) – Sebanyak 25 Siswa SDN 1 Sirau Kecamatan Karangmoncol, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (18/10) menggelar simulasi Asasmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).

“Alhamdulilah kegiatan hari ini berjalan lancar. Dalam simulasi ini, semua guru dilibatkan untuk mendampingi siswa kecuali guru yang sedang ada tugas dinas untuk urusan lain,” ungkap M. Iqbal, guru kelas VI SDN1 Sirau yang turut mendampingi kegiatan simulasi.

Sementara, Kepala Sekolah SDN 1 Sirau, Hadi Siswoyo mengatakan, kegiatan ini bukan hanya di sekolahan ini saja, di sekolah-sekolah lainpun juga sama melaksanakan simulasi ANBK.

“Kita dalam melaksanakan simulasi ANBK selama 4 hari diikuti oleh 25 Siswa yang dibagi menjadi dua gelombang yaitu gelombang 1 berjumlah 12 siswa pada hari Senin dan Selasa. Sedangkan gelombang ke 2 berjumlah 13 siswa pada hari Rabu dan Kamis,” jelasnya.

Menurutnya, acara ini tentu bermanfaat. Selain siswa dapat menambah ilmu dari materi pembelajaran, juga dapat menambah wawasan untuk mengaplikasikan teknologi komputer.

“Dalam pelaksanaan kegiatan seperti ini, semua peserta didik tentu menerapkan Protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Alhamdulilah kegiatan berjalan dengan baik,” ucapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu kelancaran kegiatan ini, termasuk kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purbalingga, Ketua Korwil Karangmoncol, Purwanto.

“Serta Pengawas Sekolah yang sering memberikan informasi, arahan, nasehat dan bimbingannya sehingga segala program pelaksanaan pendidikan berjalan dengan baik dan lancar. Mudah-mudahan masa depan pendidikan akan semakin maju,” imbuhnya.

Sementara, salah satu guru, Anjar yang merangkap sebagai operator sekolah menambahkan, acara ini seharusnya dilaksanakan pukul 08.00 WIB, namun sehubungan ada kendala teknis sehingga baru bisa dimulai pukul 09.30 WIB.

Kiki, guru olahraga yang juga ikut mendampingi simulasi mengatakan, dalam pelaksanaan simulasi terkadang lancar, namun terkadang ada gangguan server sehingga ini merupakan kendala yang dijumpai.

Guru Kelas V, Aan menyampaikan bahwa kendala lainnya yakni adanya siswa yang baru pernah mengoperasikan komputer, sehingga saat mengisi daftar peserta melalui komputer merasa kesulitan.

“Anak tersebut sering minta dibimbing oleh guru dalam penulisan daftar peserta, termasuk mengeklik sepasi untuk memisahkan kata-kata pada sebuah kalimat juga masih belum paham maka perlu dibimbing. Oleh karenanya kita perlu bersabar dalam membimbing siswa,” tuturnya. (Mar/Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.