08/11/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Seorang Warga Desa Glempang Tewas Tersambar Petir di Sawah

CILACAP (BANYUMAS POS) – Tak hiraukan hujan turun lebat disertai sambaran petir, warga Desa Glempang, Kecamatan Maos, kabupaten Cilacap tewas tersambar petir saat sedang berada ditengah area persawahan di Dusun Tinggar Jengkol RT 05 RW 06 Desa Glempang, Kecamatan Maos, Sabtu (06/11).

Korban bernama Suparyono, warga RT 01 RW 04 Desa Glempang, Kecamatan Maos. Kejadian terjadi sekitar pukul 15.45 WIB, saat hujan turun dengan lebat mengguyur area persawahan yang ada di Desa Glempang. Korban yang saat itu sedang memupuk benih padi miliknya tiba-tiba tersambar petir dan tewas seketika.

Kejadian sambaran petir disertai suara yang cukup keras tersebut diketahui oleh Sumarno dan Aji Setiawan, warga Desa Paketingan RT 04 RW 04 Kecamatan Sampang. Saat itu saksi sedang duduk di lapak merpati dekat lokasi kejadian dan melihat asap di tengah sawah bersamaan suara sambaran petir.

“Saat terjadi sambaran petir, saya melihat ada kepulan asap ditengah sawah, kemudian saya bersama Aji bergegas untuk melihat sumber asap dan melihat ada sepeda motor di tepi sawah, kemudian kami berdua menyisir ke tengah sawah dan mendapati korban sudah tergeletak di sawah dalam kondisi meninggal dunia,” ungkap Sumarno.

Adanya kejadian tersebut, kedua saksi kemudian memberitahukan kepada warga sekitar dan selanjutnya melaporkan ke perangkat Desa setempat.

Mendengar kejadian tersebut, Babinsa Glempang Koramil 07/Maos, Serka Misno segera mendatangi lokasi kejadian bersama warga, petugas BPBD dan petugas kesehatan (Nakes) Puskesmas. Kemudian mengevakuasi korban dan selanjutnya membawa ke rumah duka.

“Korban kami temukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di tengah sawah. Kami bersama warga segera mengevakuasi jasad korban dari tengah sawah dan selanjutnya kami bawa ke rumah duka,” kata Serka Misno.

Dia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Maos, tidak ada tanda-tanda adanya kekerasan ditubuh korban, korban murni meninggal dunia dikarenakan tersambar petir saat berada ditengah sawah.

Berdasarkan hasil visum, terdapat luka bakar di tubuh korban pada bagian kepala, tangan, dada hingga perut dan punggung serta keluar darah dari hidung dan telinga kanan. Korban dipastikan meninggal dunia tersambar petir.

Setelah dilakukan pemeriksaan, selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk di lakukan persemayaman. Direncanakan korban akan dimakamkan keesokan harinya di TPU desa setempat. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *