01/12/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Seorang Pria Mengamuk Dengan Sajam Diamankan Aparat

CILACAP (BANYUMAS POS) – Aparat TNI Babinsa Koramil 08/Adipala, Serka Teguh Maryono bersama Anggota Polsek Adipala dibantu warga mengamankan seorang pria yang mengamuk dengan membawa senjata tajam (Sabit) dan menyandera seorang warga Desa Welahan Wetan, Kecamatan Adipala, Senin (29/11).

Pelaku diketahui berinisial AP (23) warga RT 06 RW 02, Desa Pagubugan Kulon, Kecamatan Binangun. Sedangkan korban bernama Rudi (23) warga RT 05 RW 09 Dusun Sanggrahan, Desa Welahan Wetan, Kecamatan Adipala. Anehnya, antara pelaku dan korban ternyata adalah teman.

Menurut informasi, pelaku ternyata mengalami gangguan jiwa dan sedang mendapat perawatan di Yayasan Amung Jiwo Desa Mujur, Kecamatan Kroya. Status pelaku adalah pasien yang kabur dari yayasan tersebut dan bermain ke rumah temannya di Desa Welahan Wetan.

Kejadian ini sempat menggegerkan warga setempat karena tiba-tiba pelaku mengamuk dengan membawa senjata tajam dan membahayakan warga dalam hal ini Rudi yang dikunjungi pelaku. Melihat kejadian tersebut, wargapun kemudian melapor ke aparat berwenang.

Terkait hal itu, Babinsa Koramil 08/Adipala, Serka Teguh Maryono dan Anggota Polsek Adipala langsung menuju ke TKP untuk mengamankan pelaku. Kemudian dengan dibantu warga, membujuk pelaku agar melepaskan sandera.

Dijelaskan Serka Teguh Maryono bahwa kronologi kejadian sekitar pukul 16.00 WIB. “Salah satu saksi, Sigit (40) menghubungi saya selaku Babinsa Desa Welahan Wetan berkaitan bahwa pasiennya yang bernama inisial AR melarikan diri dari Yayasan Amung jiwo menuju ke Desa Welahan Wetan untuk mendatangi temannya bernama Rudi,” katanya.

Sekitar 16.30 WIB, pelaku masuk ke rumah Mingun yang merupakan paman dari saudara Rudi. Pelaku kemudian mencari lalu mengamuk sambil membawa senjata tajam berupa Sabit dan menyandra saudara Rudi.

“Dan sekitar pukul 17.10 WIB, kami bersama anggota polsek serta Anggota yayasan Amung Jiwo berusaha untuk mengamankan yang bersangkutan dan berusaha membujuk yang bersangkutan untuk melepaskan temannya tersebut,” imbuhnya.

Akhirnya, AP pun dapat diamankan sekitar pukul 17.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian tersebut. Dan atas permintaan salah satu keluarga Nasim selaku Perangkat Desa Pagubugan Kulon, pelaku kemudian dibawa ke Yayasan Amung Jiwo Desa Mujur, Kecamatan Kroya untuk menjalani Rehabilitasi atau pengobatan lanjutan. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *