26/08/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Sedekah Laut di Cilacap Digelar Serentak di Masing-Masing Rukun Nelayan

CILACAP (BANYUMAS POS) – Tradisi sedekah laut yang digelar nelayan Kabupaten Cilacap setiap tahunnya, pada tahun 2021 ini digelar serentak di masing-masing rukun nelayan dan berlangsung sederhana.

Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Cilacap, Sarjono kepada wartawan mengatakan, Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan berskala besar di tengah situasi pandemi saat ini.

“Kami menghindari adanya wisatawan lokal maupun warga masyarakat setempat yang datang menyaksikan sedekah laut ini, sehingga kami lakukan pemecahan dengan menggelar larung jolen secara serentak dimulai pukul 09.00 WIB dengan menerapkan Protokol kesehatan,” ungkapnya, Kamis (26/8/2021) siang.

Sama seperti tahun lalu, Lanjut Sarjono, tahun ini berangkat dari masing-masing rukun nelayan, dan untuk memecah kerumunan, jolen yang akan dilarung juga dibawa dari rukun nelayan masing-masing.

“Ada sebanyak 50 jolen yang akan dilarung, dari beberapa kelompok nelayan di Cilacap. Jolen yang dibuat lebih banyak dibanding tahun lalu, karena hasil di tahun ini lebih melimpah,” jelasnya.

Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini jolen yang dibuat bernuansa hitam. Hal ini sebagai sebagai ungkapan rasa berkabung adanya pageblug atau pandemic Covid-19 yang belum selesai sejak tahun 2020 lalu.

“Sebelum adanya pandemi, perayaan sedekah laut diisi dengan hiburan kesenian, namun di tahun ini sama sekali tidak ada kesenian apapun, hanya saja ruwatan yang dilakukan khusus di kantor HNSI, sedangkan untuk masing-masing rukun nelayan tidak melakukan ruwatan,” tuturnya.

HNSI Kabupaten Cilacap sendiri akan melarung dua jolen yang berisi dua kepala sapi dan ratusan sesaji yang di letakkan dibawahnya.

Rangkaian gelar budaya ini sudah dilakukan sejak Kamis (26/8), diawali dengan nyekar di karang bandung, Nusakambangan dilanjutkan pada Jumat (27/8) esok. Prosesi sedekah laut dan ruwatan yang difokuskan di kantor HNSI Cilacap.

“Tradisi sedekah laut ini sebagai rasa syukur nelayan kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui penguasa Pantai selatan atas hasil laut nelayan saat ini sedikit melimpah sembari memohon agar para nelayan diberikan keselamatan, kesehatan dan rezeki yang melimpah,” pungkasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *