21/07/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

RSUD Soedirman Tidak Akan Tolak Pasien Covid-19, Walaupun Kehabisan Oksigen di RS

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Saat ini RSUD Soedirman Kebumen terisi pasien berjumlah 149 dari total kamar pasien khusus Covid-19 sebanyak 169 kamar. Adanya PPKM Darurat, RSUD Soedirman selalu melayani masyarakat yang terkena wabah Covid-19.

Direktur RSUD Soedirman Kabupaten Kebumen, dr.Widodo merasa lega karena oksigen untuk di RSUD sudah bisa teratasi.

“Dengan penanganan yang cepat sehingga kami terbantukan dalam kekurangan oksigen di RSUD,” ujarnya saat ditemui wartawati Banyumas Pos di Ruang kerjanya, Rabu (21/7/2021).

Widodo mengatakan, untuk masyarakat tidak usah takut dengan pelayanan Rumah Sakit saat ini karena di Rumah Sakit ada dokter-dokter yang terpercaya dalam menangani pasien Covid-19 dan dalam pelayanan merawat pasien juga selalu terpantau oleh dokter dan perawat.

“Apalagi di ruang ICU juga terpantau 24 jam, terpantau dalam memberikan obat dan makanan yang bergizi untuk pasien Covid-19 supaya cepat sembuh dan pulih,” tambahnya.

Lebih lanjut, dikatakan, jika masyarakat sakit merasa tidak enak badan dan mempunyai keluhan yang bisa langsung ke RSUD setempat, tapi jika sakit tidak ada keluhan, bisa menjalani Isoman di rumah.

“Saat ini untuk perawat di RSUD Soedirman sangat kurang,dan saat ini juga sedang berupaya untuk menerima perekrutan cepat perawat,” ungkapnya.

Ia menegaskan, di RSUD Soedirman tidak akan menolak pasien dalam kondisi apapun, walaupun kekurangan oksigen di Rumah Sakit, pihaknya tetap akan menerima pasien Covid-19.

“Karena RSUD Soedirman akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat, dalam pelayanan maupun dalam perawatan Covid-19 saat ini,” tandasnya.

Seandainya ada pasien yang meninggal dalam keadaan sakit positif Covid-19 itu pun pihaknya juga melakukan perawatan sebelum dimakamkan dengan Protokol kesehatan sesuai kaidah dan agama yang dianut pasien tersebut. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *