25/10/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Seribu Langkah Dimulai Dari Satu langka Yaitu Bedah Rumah Sekaligus Lima Rumah Yang Tidak Layak Huni

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Rotary Internasional atau biasanya dikenal sebagai Rotary Club yang terbesar di seluruh Dunia. Rotary club Belanda dan Rotary Club Tugu Yogyakarta berkolaborasi dengan Rotary Club Walet Kebumen kembali melaksanakan bedah rumah dan serah terima kunci bedah rumah untuk rumah tidak layak huni (Rebuild houses for poor people). Kegiatan dipimpin oleh Presiden Rotary Walet, Sugeng di Pendopo Kebumen, Senin (25/10).

Pemberian kunci bedah rumah ini diberikan oleh Bupati Kebumen, H. Arif Sugiyanto didampingi Wakil Bupati, Hj.Rista Purwaningsih kepada masyarakat penerima bantuan bedah rumah yang dihadiri District Governor D 3410, Captain Budi Suhardi dari Jakarta Past District Governor 3410, Eva Kurniaty dan District Secretary 3410, Daniel.

Rebuild houses for poor people (Bedah Rumah untuk rumah yang tidak layak huni) ini diprakarsai oleh PP Rachel Yuliani dengan bantuan dari Rotary Club Belanda untuk membangun lima rumah yang tidak layak huni. Setelah pengajuan proposal disetujui Belanda, akhirnya proyek bisa di jalankan dengan tempo rata-rata 3 bulan selesai.

Proyek bantuan Belanda ini berkolaborasi dengan Rotary Club Yogya Tugu dan di koordinasikan dengan Rotary Club Walet Kebumen. Selain itu juga didukung oleh Forkopimda Kebumen serta Bupati Kebumen, H. Arif Sugiyanto beserta Wakil Bupati, Hj. Ristawati Purwaningsih, dimana beliau juga sebagai member dari Rotary.

Diketahui pembangunan rumah ini dari mulai pembongkaran rumah yang lama sampai dengan selesai 100 persen sesuai dengan ukuran rumah yang lama.

Adapun penerima proyek Bedah Rumah tersebut tersebar di 5 Desa di Kabupaten Kebumen yakni Wagiro warga Desa Sudagaran, Kecamatan Kutowinangun, Paiman warga Desa Ayam Putih, Kecamatan Buluspesantren, Wagiyah warga Desa Triwarno, Kecamatan Kutowinangun, Nur Saian warga Desa Ambal, Kecamatan Ambal dan Besuki Rahmat warga Desa Sawangan, Kecamatan Alian.

Total anggaran berjumlah kurang lebih Rp 215 juta dengan tukang tetangga penerima bantuan. Di samping itu, keluarga penerima bantuan dibantu Polri-TNI ikut bergotong royong sengkuyung membantu dalam pembangunan ini.

Bupati Kebumen, H. Arif Sugiyanyto menyampaikan ucapan terima kasih atas dedikasi Rotary Indonesia melalui Rotary Kebumen yang telah membantu RTLH rumah tidak layak huni sebesar 5 unit.

“Ini luar biasa, bukan hal yang mudah bisa dilaksanakan. Tidak hanya itu, insyaallah rotary akan memberikan bantuan jambanisasi, bagaimana pembuangan sampah itu betul-betul ada sistem yang baik dan rotary juga akan membantu dal sektor pertanian di beberapa tempat. Insyaallah ke depan bisa ditularkan ilmunya untuk Kabupaten Kebumen,” ungkapnya.

Intinya, lanjut Bupati, ini menunjukkan bahwa kebersamaan kita itu adalah hal yang sangat penting, bagaimana Kemanusiaan itu menjadi tonggak utama dalam sebuah kehidupan.

“Saya selaku Bupati mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga Rotary Club ini memberikan kontribusi yang terbaik bangsa dan negara, khususnya untuk masyarakat Kabupaten Kebumen. Dan para penerima begitu bangganya apalagi kuncinya sangat besar,” kata arif.

Menurutnya, program Rotary ini juga sangat selaras. “Apa yang dikerjakan Rotary hari ini patut dicontoh oleh kita semua bahwa kebersamaan itu adalah hal yang penting dan kita bisa melakukan dari hal kecil, tetapi yang terbaik ialah kita mulai melangkah menyelesaikan satu demi satu,seribu langka dimulai dari satu langka,” tandasnya.

Sugeng Budiawan selaku Presiden rotary merasa senang telah dibantu oleh Rotary Internasional dari Belanda untuk Kebumen.

“Saya juga sebagai sesepuh Sedulur kebumen yang sudah membedah kurang lebih 30 rumah. Rotary dari Internasional Belanda ini membantu lima sekaligus dan nanti akan ada lagi proyek water, dimana water ini untuk Desa yang terkena kemarau dan kering, biasanya juga mendapat air tangki untuk disalurkan kerumah-rumah,” terangnya.

Presiden Rotary ini juga merasa senang karena PP Rachel Yuliani ternyata jago melobi. “Kami akan terus berupaya terus meminta bantuan ke luar begeri sampai nafas terakhir untuk Kebumen,” ucap Sugeng. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *