28/10/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Reses Anggota DPR RI Dari PDIP, Utut Adianto di Kebumen, Menyerap Aspirasi Rakyat 

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi 1 dan ketua Fraksi DPR RI PDI Perjuangan, Drs. Utut Adianto menggelar reses dengan tema ‘Kepak Sayap Kebhinekaan, Kekuatan Membangun Bangsa’ bertempat di salah satu rumah Anggota DPRD Kebumen dari PDI Perjuangan, H. Tongat S.E di Desa Kaliputih, Kecamatan Kutowinangun, Kebumen, Senin (28/10).

Acara tersebut dihadiri Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi 1 dan ketua Fraksi DPR RI PDI Perjuangan, Drs. Utut Adianto, Wakil Bupati Kebumen, Hj. Ristawati Purwaningsih, SST, MM, Ketua DPRD Kebumen, H. Sarimun, S.Sy dan Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen, Saiful Hadi, S.Ikom.

Dalam Sambutan, Ketua DPC PDIP Kebumen, Saiful Hadi, S.I.Kom mengucapkan selamat datang kepada Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi 1 dan ketua Fraksi DPR RI PDI Perjuangan, Drs. Utut Adianto yang berkenan hadir di Desa Kaliputih, Kecamatan Kutowinangun dengan berbagai masalah yang perlu mendapat perhatian dari Pemerintah melalui wakil rakyat.

“Dan Partai adalah satu-satunya yang dilindungi undang-undang untuk menjadi pilar Demokrasi, akan tetapi partai masih mempunyai kesan yang kurang baik di masyarakat akan tetapi hal tersebut sedang dibenahi,” ujar Saiful.

Dia menyampaikan bahwa anggota dewan dari PDIP sudah mendapatkan pembelajaran politik, sehingga melahirkan anggota dewan yang baik dan selalu dapat melayani masyarakat. Kebumen mempunyai wakil sebanyak 12 di DPRD Kebumen dari PDI Perjuangan.

“Sementara di Kecamatan Kutowinangun, kita punya wakil yaitu bapak H Tongat sehingga aspirasi masyarakat Kutowinangun dapat diserap. Bapak Utut Adinanto juga telah memberikan beasiswa kepada mahasiswa Kebumen sebanyak 400 orang,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Saiful mengumandangkan agar tetap mematuhi Protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung karena masih pada masa pandemi covid-19.

Sementara, menurut Wakil Bupati Kebumen, Hj. Ristawati Purwaningsih, SST, MM, kegiatan reses ini dapat dimanfaatkan bersama untuk menyampaikan aspirasi dari masyarakat agar nantinya dapat diusulkan ke Pemerintah.

“Tugas dan tanggung jawab Wakil Bupati salah satunya menjadi Ketua Tim penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Kebumen, maka diperlukan bantuan dan kerjasamanya dari semua pihak agar Kebumen keluar dari Kabupaten termiskin di Jateng,” katanya.

Rista juga mengajak kepada seluruh yang hadir agar bersama-sama membangun Kabupaten Kebumen dengan kerja keras dan kebersamaan agar lebih baik.

“Beberapa waktu lalu saat Covid-19 lagi ganas-ganasnya, kita tidak bikin seperti ini, tetapi secara virtual dan saat ini situasi sudah melandai dan ini bagian dari temu kangen,” kata Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi 1 dan ketua Fraksi DPR RI PDI Perjuangan, Drs. Utut Adianto kepada awak media.

Dia menceritakan bahwa pagi sebelumnya ke Desa Plumbon di Karangsambung dilanjutkan siang di Kutowinangun dan kemarin dirinya di Kertanegara dan di Bukateja, Purbalingga, sebelumnya di Penjawaran dan di Kantor partai di Banjarnegara.

“Reses ini kan sidang yang diadakan di luar gedung, intinya menyerap aspirasi rakyat yang bermacam-macam yang wajib kita perjuangkan. Apakah pasti dapat? belum tentu. Kalau kedepannya seperti ini terus, hemat saya, PDI punya tiga pilar, punya Ketua DPRD, punya Kepala Daerah atau Wakil Bupati, kita di DPRD terbesar strukturnya tersebar di 26 Kecamatan sampai ranting dan anak ranting tertentu masalah kan nggak pernah gak pernah berhenti dan ini problem sosial,” ungkapnya.

Ia berharap adanya reses ini semoga dapat menjaring aspirasi dari masyarakat. Upaya Pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan salah satunya adalah dengan pemberian Bansos.

“Kepada kader PDIP Kecamatan Kutowinangun yang belum mempunyai KIS dan belum mendapatkan Bansos agar mendaftarkan diri kepada ketua PAC Kutowinangun, nanti akan dibantu oleh ibu Wakil Bupati. PDIP adalah partai yang mengusulkan adanya Dana Desa, untuk itu kita manfaatkan Dana Desa tersebut dan kita awasi bersama,” katanya.

Aspirasi dari masyarakat Kebumen dari hasil reses ini, lanjut Utut akan segera ditindaklanjuti dan diperjuangkan. Terkait kelangkaan pupuk dan mahalnya pupuk serta jatuhnya harga hasil panen yang menjadi persoalan petani, menjadi PR PDIP untuk mengatasi permasalahan ini.

“Kita PDIP menganut demokrasi terpimpin yang harus tegak lurus perintah. Ketika ibu Mega sudah memerintahkan, maka harus kita laksanakan. Partai kami PDI jadi besar, kalau partai kami besar, berarti partai kami semakin dipercaya oleh rakyat. Untuk menjadi dipercaya dan dipilih rakyat kan bukan pekerjaan mudah, apalagi sekarang orang tidak mau dipaksa,” ujarnya.

Jadi, menurutnya, memenangkan rakyat itu dimulai dari memperjuangkan keinginannya, menyambangi serta mengurus keperluan-keperluan rakyat seperti sifatnya esensial, kesehatan dan pendidikan. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *