31/08/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Ratusan Santri Ponpes TanGho Banjarnegara Divaksin, Wagub Jateng Ajak Santri Disiplin Prokes

BANJARNEGARA (BANYUMAS POS) – Ratusan santri di Pondok Pesantren Tanbihul Ghofiliin (TanGho) Banjarnegara mengikuti vaksin massal yang dilaksanakan khusus bagi kalangan santri di pesantren tersebut pada, Selasa (31/8/2021).

Pelaksanaan vaksin bagi santri di Ponpes Tanbihul Ghofiliin ini merupakan hasil kerjasama dengan Polres Banjarnegara serta dukungan dari Polda Jateng dan Wakil Gubernur, Taj Yasin Maimoen dalam rangka suksesi vaksin di kalangan santri untuk mendukung pemutusan penyebaran Covid-19 di kalangan pesantren.

“Sebelumnya, kami juga sudah menggelar vaksin untuk wali santri dan masyarakat sekitar, termasuk santri yang usianya di atas 18 tahun. Untuk kali ini, vaksin tahap I dilakukan untuk santri yang masih usia sekolah,” kata Pengasuh Ponpes Tanbihul Ghofiliin Banjarnegara, KH Muhammad Chamzah Hasan.

Menurutnya, vaksin memang tidak menjamin seseorang terbebas dari Covid-19, hanya saja gejala bagi yang sudah mendapatkan vaksin akan lebih ringan.

Lanjutnya, vaksin Covid-19 ini sendiri merupakan bagian dari ikhtiar agar tidak sampai terpapar Covid-19. Dan vaksin ini juga menjadi bagian dari upaya bangsa ini untuk kembali normal dan menuju kehidupan yang lebih baik.

“Untuk saat ini memang belum semua santri, sebab kami mendapatkan kuota 400 dosis, semoga dalam waktu dekat semua sudah bisa mendapatkan vaksin Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, pihak pesantren juga menghimbau pada masyarakat yang sudah divaksin untuk tetap menjalankan Protokol kesehatan dengan ketat. Yakni, tetap menggunakan masker, rajin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Dalam pelaksanaan vaksin di kalangan santri tersebut juga mendapatkan pemantauan langsung oleh wakil gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen.

Wagub juga mengajak para santri untuk ikut berjuang dalam pencegahan persebaran Covid-19 dengan cara disiplin menerapkan Protokol kesehatan. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *