29/05/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Rakor Penyaluran Bantuan Sosial Pangan, Ini Pesan Bupati

Cilacap (Banyumas Pos) – Pemerintah Kabupaten Cilacap menggelar Rapat koordinasi (Rakor) penyaluran Bantuan Sosial Pangan, bertempat di Aula Diklat Praja, Kamis (27/5/2021).

Acara tersebut dihadiri, Camat se-Kabupaten Cilacap, Kepala Dinas Sosial Cilacap, Taryo dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) se-Kabupaten Cilacap dan lainnya.

Rakor tersebut menghadirkan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dian Setiabudi sebagai moderator dan Polres CIlacap serta Kejaksaan Negeri Cilacap sebagai narasumber.

Dalam kesempatannya, Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengingatkan agar penyaluran Bantuan Sosial Pangan memperhatikan aturan yang berlaku. Hal ini untuk mengantisipasi adanya kesalahan-kesalahan yang berpotensi menimbulkan permasalahan hukum.

Selanjutnya, Bupati mengungkapkan akhir-akhir ini banyak pimpinan daerah yang tersangkut masalah hukum karena kesalahan dalam penyaluran Bansos.

Ia menuturkan berbagai persoalan yang kerap ditemui dalam penyaluran Bansos misalnya tidak tepat sasaran, data ganda, serta isi paket bantuan pangan yang tidak sesuai.

“Nah ini kesalahannya dimana, ini mau diluruskan dengan sebuah peraturan. Peraturan dibuat bersama dan harus diperlakukan sama,” kata Bupati.

Sedangkan untuk mengantisipasi timbulnya persoalan di lapangan, Bupati meminta jajaran Camat beserta TKSK agar turun langsung menampung aspirasi masyarakat.

“Tanya saja langsung apa saja yang menjadi permasalahan dan kendala di lapangan. Tulis, kalau bisa direkam. Jadi nanti anda bekerja dengan tenang,” tegas Bupati.

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Dian Setiabudi menjelaskan, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bansos Pangan di Kabupaten Cilacap sebanyak 143.953 keluarga.

Dia menambahkan, setiap bulannya mereka menerima bantuan sosial pangan senilai Rp 200 ribu untuk melayani KPM dan Pemerintah sendiri telah menunjuk 640 e-Warong di seluruh wilayah Kabupaten Cilacap.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengawal bantuan sosial ini agar tepat sasar dan sesuai,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cilacap, Taryo mengatakan, mengingat pentingnya program ini dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat miskin, maka pengawalan harus dilakukan oleh semua pihak.

“Pengawalan dilakukan dengan pronsiop 6T agar sesuai yakni tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat kualitas, tepat harga, dan tepat administrasi,” ungkapnya.

Menurutnya, berbagai komoditas yang disalurkan hendaknya benar-benar berkualitas baik.

Oleh karena itu, Camat beserta anggota Tim Koordinasi Bansos Pangan Kecamatan, termasuk para pendamping dan aparatur Pemerintah Desa terus melakukan monitoring dalam setiap penyaluran.

“Sehingga, ketika ada persoalan dapat mengambil langkah yang tepat dengan tetap berkoordinasi bersama pihak terkait,” pungkasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *