24/06/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Putus Penyebaran Covid-19 di Banyumas, Pembatasan Akses Jalan Dilakukan

Banyumas (Banyumas Pos) – Menindaklanjuti SE Bupati Banyumas No 306/3170 Tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat di Kabupaten Banyumas, Polresta Banyumas bersama TNI, Dinas Perhubungan dan Satpol PP akan melakukan pembatasan di beberapa titik yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan dikhawatirkan akan menjadi penyebab penularan Covid-19.

Tujuan dari pembatasan tersebut adalah dalam rangka untuk membatasi kegiatan masyarakat demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Banyumas.

Akses yang akan di batasi meliputi, Jalan Jend. Soedirman akan di tutup di Simpang Ace Hardware, Simpang Palma dan Simpang KPKN, jalan Masjid di tutup di Simpang Omnia dan Simpang Pekih Timur, Jalan Kranji di tutup di Simpang Cikebrok serta Jalan Ragasemangsang akan ditutup di Simpang Neutron dan Simpang Kranji Barat.

Selanjutnya, Jalan Merdeka akan ditutup di simpang Tugu dan Simpang Paparonz, Jalan Dr Soeharso ditutup di simpang Meotel dan simpang Wargabakti. Kemudian terakhir di Jalan HR Bunyamin akan ditutup di Simpang Pasar Glempang dan Simpang Jalan Kampus.

Pembatasan direncanakan akan dilaksanakan pada Hari Kamis, 24 Juni hingga 8 Juli 2021 dan dimulai pukul 21.00 – 04.00 setiap harinya.

Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M. Firman Lukmanul Hakim mengatakan, seluruh elemen masyarakat diharapkan mendukung setiap upaya Pemerintah dalam rangka memutus penyebaran Covid-19.

“Kesadaran masyarakat akan kepatuhan terhadap aturan Protokol kesehatan tentu sangat dibutuhkan sehingga angka penularan Covid-19 dapat ditekan di wilayah Kabupaten Banyumas,” tambahnya.

Untuk saat ini, pembatasan dilakukan pada area seputaran kota Purwokerto. Pembatasan ini dapat berkembang, tergantung pada eskalasi peningkatan penularan yakni pembatasan menuju kota Purwokerto. Bahkan lebih besar pembatasan menuju Kabupaten Banyumas. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *