03/05/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Pokjaluh Bersama RSI Banjarnegara Gelar Bakti Sosial Untuk Masyarakat

BANJARNEGARA (BANYUMAS POS) – Dalam rangka amaliah Romadlom, Kementrian Agama Banjarnegara gandeng Rumah Sakit Islam Banjarnegara bagikan bingkisan sembako dan gelar pengobatan gratis di Desa Danakerta, Kecamatan Punggelan, Kabupaten Banjarnegara.

Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kemeneg Banjarnegara, Nasirin mengatakan kegiatan ini akan dilakukan terus menerus dan dalam tahun ini berbeda dengan dengan tahun yang lalu.

“Di tahun yang lalu kami cuma mebagikan bingkisan kepada warga masyarakat saja, namun untuk tahun ini kami sertakan pengobatan gratis,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, dalam bidang kesehatan, kami bekerjasama dengan RSI Banjarnegara. Ini dilakukan untuk menuju Banjarnegara sehat dan bebas dari pandemi covid 19.

“Kami berharap, kedepan Pokjaluh bersama RSI Banjarnegara akan lebih meningkatkan lagi kegiatan ini mengingat kesehatan warga masyarakat sangat penting, karena dengan adanya pengobatan gratis masyarakat akan terjaga kesehatanya,” ujarnya.

Menurutnya, ini merupakan dakwah lewat media kesehatan dan hasilnya cukup luar biasa yang diharapakan oleh masyakat.

“Kami ucapakan terimakasih kepada Direktur RSI Banjarnegara yang sudah mau bekerjasama di bidang kesehatan,” ucapnya.

Acara tersebut dihadiri, Babinsa Koramil 11/Punggelan Desa Danakerta, Sertu Nursoleh dan Unsur Forkompimcam Punggelan.

Sementara, Camat Punggelan, Joko Priyanto. mengucapkan terimakasih kepada Pokjaluh Kemeneg Banjarnegara beserta Tim medis dari RSI Banjarnegara yang sudah sudi mengorbankan tenaganya serta memberikan pengobatan secara gratis untuk masyarakat.

“Kami ucapakan terimakasih juga kepada Babinsa yang telah mendampingi dalam kegiatan ini sehingga masyarakat merasa nyaman dan aman,” katanya.

Dia berharap, kegiatan bakti sosial ini agar lebih di tingkatkan kembali.

“Kalau bisa sebulan sekali secara bergiliran di setiap Desa hingga warga masyarakat merasa terbantu kesehatanya, apa lagi di masa pendemi covid 19,” tuturnya.

Selanjutnya, Camat mengapresiasi semua perangkat Desa yang sudah peduli memutus mata rantai covid 19, hingga sampai sekarang Kecamatan Punggelan masuk daftar zona hijau.

Kepala Desa Danakerta, Warso turut mengucapkan terimakasih kepada Kemenag Banjarnegara yang sudi menyelenggarakan Bakti sosial di Desanya.

“Kami juga mengapresiasi Tim medis RSI Banjarnegara yang sudah meluangkan waktu untuk bakti sosial pengobatan gratis buat warga kami dan berharap agar kedepan Kemeneg dan RSI Banjarnegara lebih maju di bidang sosial kemanusiaan,” tandasnya.

Direktur RSI Banjarnegara dr. Agus Ujianto, saat di temui di kantornya menjelaskan tujuan kerjasama di bidang kesehatan dengan Kemenag Banjarnaegara untuk meningkatkan profesional penyuluhan kesehatan dan keagamaan.

Selanjutnya, menanamkan kerakter agama dan kesehatan profesional yang memiliki kepedulian sosial serta memberikan contoh langsung tentang dakwah bil qaul, bil hal dan bil maal, optimis peran sosial kemasyarakatan dan kerjasama lintas sektoral.

“Kami juga menggadeng beberapa Instansi kepemerintahan, termasuk dengan Polres Banjarnegara yang kami beri nama Sarsipol dan Kodim dengan nama Starsiad serta komunitas yang ada di Banjarnegara, seperti Banser Husada, Bumi Sehat, SKB, Solferon, Berayan Ngamal dan komunitas lainya,” ungkapnya.

Kerjasama ini akan terus dijalankan hingga tercipta Banjarnegara daerah sehat dan selalu berada di zona hijau.

“Ini semua tak lepas dari peran masyarakat dalam meningkatkan kesehatan dan selalu taat dengan prokes,” ujarnya.

Tim medis RSI Banjarnegara di pimpin lanngsung dr. Masrurotut Daroen dan pengobatan gratis ini di hadiri sekitar 60 warga masyarakat. Jumlah pasien dibatasi mengingat masih masa Pandemi.

Tim medis RSI Banjarnegara, dr. Masrurotut Daroen mengatakan, Bakti sosial ini yang perdana sekaligus Launching LARASATI (Layanan, Bersam Kemenag RSI Satu Hati).

“Kerjasama ini akan kami tingkatkan lagi mengingat Di Banjarnegara itu kebanyakan dari Pesantren seperti Madin dan TPQ. Dalam pengobatan, pasien kebanyakan mengeluhkan sakit seperti pegal-pegal, linu dan tensi darah yang kurang baik. Semua pasen kami kasih obat dengan gratis,” pungkasnya. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *