28/09/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Pimpinan OPD Kebumen Teken Pakta Integritas Bersih dari Korupsi

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Pemkab Kebumen menggelar Pengawasan Daerah dan Pencanangan Zona Integritas. Seluruh Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baik Kepala Dinas maupun Kepada Badan menyepakati adanya pemerintahan yang bersih dari korupsi.

Hal ini ditandai dengan penandatangan pakta integritas oleh semua pimpinan OPD di depan Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto. Mereka diminta untuk berkomitmen menjalankan tugas sesuai aturan, tidak menyalahgunakan kewenangan, demi terciptanya pemerintahan yang baik dan bersih (good governance and clean government).

“Tadi Kepala Dinas dan Kepala Badan sudah menyepakati untuk menandatangani pakta integritas, demi cita-cita mewujudkan Pemerintahan yang baik dan bersih di Kabupaten Kebumen. Ini adalah amanah dari masyarakat yang harus kita lakukan, agar Kebumen semakin baik dan maju,” ujar Bupati Arif Sugiyanto di Pendopo Rumah Dinas, Selasa (28/9/2021).

Pengawasan Daerah dan Pencanangan Zona Integritas di lingkup Pemkab Kebumen ini merupakan implementasi dari program Bupati yakni KERISPATIH yang merupakan singkatan dari “Kebumen Reformasi Sistem Pemerintahan Terintegrasi dan Bersih”

Lanjut Bupati, semua dinas dan badan pemerintahan akan terus dimonitor atau mendapat pengawasan yang ketat dari lnspektorat. Pengawasan adalah suatu proses kegiatan untuk menjamin agar pemerintahan berjalan secara efisien dan efektif sesuai dengan rencana dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Dengan pengawasan yang ketat dari inspektorat, ini tentunya sangat membantu dalam peningkatan budaya integritas guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” tandasnya.

Arif menyampaikan bahwa peran Inspektorat sebagai penjamin mutu, pembina, supervisor, serta pemberi masukan dalam membantu memecahkan masalah dan kendala yang dihadapi oleh perangkat daerah, paling tidak akan memberikan nilai tambah bagi Pemkab dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Inspektorat yang memiliki kegiatan mandatory harus terus meningkatkan kompetensinya. Peran Inspektorat ke depan diharapkan mampu meningkatkan efektifitas pengawasan yang tidak dinilai dari jumlah temuan, mengedepankan fungsi konsultasi, penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan pendampingan quality assurance,” katanya.

Dia mengingatkan, membangun zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani adalah kerja berat, oleh karenanya semua pihak mulai dari pimpinan sampai bawahan harus punya komitmen yang kuat, punya mindset yang sama.

“Sehingga keberhasilan membangun zona integritas khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik ini dapat tercapai,” tegasnya.

Tentu kini saatnya publik atau masyarakat Kebumen mengawasi dan menunggu bukti kinerja serta hasil dari pakta integritas tersebut. “Harapannya berdampak positif pada pemerintah bersih dan bebas dari penyimpangan,” pungkasnya. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *