19/11/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Perkebunan Kelengkeng dan Kampung Garam Bakal di Lembupurwo Mendapat Bantuan Dari Kementerian

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Komisi IV DPR RI menggelar Kunjungan kerja (Kunker) di Perkebunan area Klengkeng di RT 04 RW 04 Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (18/11) yang dipimpin Dedi Mulyadi dan 16 anggota, salah satunya putra daerah asal Kebumen, Ir KRT H Darori Wonodipuro.

Kunjungan Komisi IV DPR RI tersebut dijemput langsung Bupati Kebumen, H.Arif Sugiyanto didampingi OPD di Bandara Yogyakarta Internasional Airport.

Setelah sampai di lokasi perkebunan, Bupati bersama rombongan disambut oleh Pemdes setempat dan H. Janan selaku pemilik lahan perkebunan klengkeng bersama kelompok Tani Klengkeng Mandiri.

Kegiatan diawali dengan meninjau kebun klengkeng, dilanjutkan ramah tamah di Saung Joglo dengan jamuan makan Klengkeng dan jambu kristal.

Dalam sambutannya, Bupati Kebumen, H. Arif sugiyanto mengucapkan selamat datang kepada komisi IV DPR RI yang sudah tiba di kebumen yang angsung menuju Perkebunan Areal Kelengkeng.

“Setelah ini kita akan ke kampung garam. Alhamdulilah garam disini sangat bersih sekali dan garam digunakan oleh restoran dan bisa digunakan untuk spa,” katanya.

Bupati dalam kesempatan itu, juga menyampaikan yang menjadi keluhan dari para petani terkait harga jual jambu kristal yang sangat memprihatinkan saat ini.

“Untuk kelengkeng harganya stabil, namun jambu kristal sedang memprihatinkan sehingga perlu perhatian karena kami tidak mengunakan pupuk urea dan pestisida. Kalau mengunakan pestisida terlalu banyak dimakan gatal dan kami hanya mengunakan pupuk kompos. Ini adalah berkat kerja kerasnya Darori yang selalu mengecek terus dan hasil karya beliau disini cukup kuat di pohon-pohon produktif,” ungkapnya.

Di akhir acara, Arif juga mengatakan bahwa di tepi pantai bisa tumbuh hutan. “Ketika saya masih kecil pohon itu belum ada,tapi saat ini sudah ada,” ucap Arif sembari bersendau gurau.

Arif mengatakan, kalau masih muda bisa untuk pacar disana. Menanam pohon disana juga tidak mudah, karena bisa mati. “Tapi berkat tangan dingin beliau bapak Darori, pohon itu bisa rindang dan subur. Terima kasih untuk beliau,” tandasnya.

Kebumen ini, lanjut Arif, sebagai lumbung dari beras terbukti kita dibuatkan dua waduk. Di sebelah barat ada waduk sempor di era Presiden pertama dan waduk Wadaslintang di era Presiden kedua.

Ia menyebut, kelemahannya adalah waduk-waduk tersebut jadi pendangkalan yang cukup hebat dan air itu jarang, menjelang musim kemarau sampai kedaerah-daerah selatan, sehingga masyarakat sangat kreatif sekali mengunakan pompa-pompa air tanah untuk mengairi pertanian dari atas kebawah dan dari bawah ke bawah lagi.

“Bapak Darori juga sudah membantu perairan dari tenaga matahari atau tenaga elpiji yang sangat membantu dalam pertanian yang panennya bisa 3x panen,” ucapnya.

Dedi selaku Ketua Komisi IV DPR menyampaikan rasa bangga dengan potensi alam yang ada di Kebumen. “Hasil perkebunannya melimpah, hasil lautnya juga melimpah. Ada kampung garam, tambak udang dan lain sebagainya. Mestinya ke depan Kebumen tidak lagi disebut sebagai Kabupaten termiskin,” ujarnya.

Dedi menjanjikan untuk perkebunan kelengkeng dan jambu kristal akan dibuatkan akses jalan supaya lebih mudah. Sedangkan untuk kapung garam akan dibantu untuk tambahan dana supaya bisa meningkatkan hasil produksi yang lebih bagus lagi dengan omset yang lebih besar.

Sambil berjabat tangan sebagai tanda sepakat, tahun depan Kebumen akan mendapat bantuan dan kementerian berusaha meloloskan bantuan untuk daerah Kebumen ini.

“Mudah-mudahan kita mampu menyelesaikan masalah kursusnya proyek yang akan dilaksanakan di Selatan Kabupaten Kebumen yaitu sentra baru yakni Pembangunan Kawasan Tambak Udang Shrimp Estate pada Tahun 2022,” tuturnya.

Lebih lanjut, Produksi udang di Jawa Tengah nantinya kerjasama antara Pemkab Kebumen dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan. “Dalam produksi ini akan melibatkan banyak orang yang tujuannya untuk mengembangkan perekonomian di wilayah, khususnya Kabupaten Kebumen,” kata Dedi Mulyadi, Ketua Komisi IV DPR dan seorang youtuber.

Dia menambahkan, tugas kita mendorong pertumbuhan perekonomian daerah khususnya di wilayah Kabupaten Kebumen. “Kita ingin setiap kunjungan kita agar banyak program yang akan dilaksanakan,” terangnya.

Sementara, Ir KRT H Darori Wonodipuro mengatakan, kehadirannya ke Kebumen beserta rombongan semata-mata bertujuan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya, karena baru pertama kali sepanjang sejarah Kebumen dikunjungi anggota DPR sebanyak 17 orang.

“Di usia saya sekarang ini hanya satu tujuan, ingin mengabdi dan berbuat terbaik untuk kota kelahiran saya, semoga kehadiran teman-teman anggota dewan dari komisi 4 bisa memberikan dampak signifikan, apalagi dengan adanya Shrimp Estate, nantinya bisa membuat ekonomi masyarakat lebih baik dan sejahtera,” pungkas Darori. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *