16/09/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Pengelola Wisata di Cilacap Akan Diberi Sanksi Bila Melanggar Prokes

CILACAP (BANYUMAS POS) – Meski sudah dilaksanakan simulasi pembukaan di beberapa objek wisata di Cilacap, jika terjadi pelanggaran aturan Protokol kesehatan dalam pelaksanaannya, Satgas Covid-19 akan memberikan sanksi kepada pengelola objek wisata yakni penutupan sementara.

Hal itu dikatakan Kepala Disporapar Kabupaten Cilacap, Tri Komara Sidhy Widjayanto saat menggelar simulasi pembukaan destinasi wisata Pantai Teluk Penyu dan Benteng Pendem bersama Kodim 0703 Cilacap, Kamis (16/9/2021).

Ia menjelaskan, Kabupaten Cilacap masih memberlakukan PPKM level 3, sehingga objek wisata belum bisa dibuka. Namun, pihaknya telah melaksanakan simulasi pembukaan destinasi wisata di beberapa tempat di Kabupaten Cilacap.

“Kami berharap Cilacap bisa level 2 supaya kita bisa membuka objek wisata. Agar pelaksanaan aman dan lancar, diharapkan masyarakat bisa melaksanakan Protokol kesehatan COVID-19,” harapnya.

Tri berharap, dengan kegiatan ini, masyarakat bisa menjadi wisatawan di daerahnya sendiri, baik di Teluk Penyu, Benteng Pendem, maupun destinasi wisata lainnya, termasuk Desa wisata yang sudah siap menerima wisatawan. “Diharapkan nantinya tidak akan ada klaster wisata,” ucapnya.

Sementara, Dandim 0703/Cilacap, Letkol Inf. Andi Afandi menjelaskan, semua perekonomian masyarakat saat ini terdampak COVID-19, sehingga ke depannya destinasi wisata di Cilacap bisa dikembangkan, karena wisata di Cilacap menyimpan potensi yang menjanjikan.

“Simulasi tadi sudah jelas, sesuai SOP dan regulasi sudah kita laksanakan, kemudian siklus kegiatan tadi juga sudah jelas bagaimana orang berjalan kaki masuk, berkendaraan baik motor pribadi maupun bus, semua SOP dan secara prosedur sudah dilaksanakan di pintu masuk menuju area wisata,” ungkapnya.

Ia menambahkan, simulasi hanya berlaku untuk destinasi wisata yang sudah memenuhi standar kesehatan dari Kemenkes RI dan adanya penanggung jawab. Pantai Teluk Penyu Cilacap dianggap telah memenuhi syarat protokol kesehatan.

Simulasi pembukaan kembali destinasi wisata wilayah kabupaten/kota dengan status PPKM Level 3 dapat dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 25 persen dan level 2 dapat dibuka secara bertahap sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah.

Dandim mengatakan bahwa Disporapar Cilacap mendukung kegiatan ini, karena sudah lama objek wisata ditutup, sehingga perekonomian terpuruk.

“Kalau sudah dibuka diharapkan perekonomian bangkit lagi. Setelah simulasi dibuka, kita harus menertibkan di sekitar Teluk Penyu dan Benteng Pendem. Simulasi destinasi wisata ini menjadi bagian penting dalam pembukaan wisata,” tandasnya.

Menurut Dandim, Teluk Penyu dan Benteng Pendem harus segera dibuka, tentu dengan melihat regulasi pemerintah pada saat nanti PPKM Level 2. Pihaknya sangat optimis bahwa ini bisa dilaksanakan dengan kerja sama seluruh elemen dan komponen yang ada di Cilacap.

“Kita yakin, pasti kita bisa, tetap optimis, jaga kesehatan dan tangguh,” pungkasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *