24/05/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Pendaki Gunung Slamet Asal Magelang Tewas Saat Mendaki

Purbalingga (Banyumas Pos) – Seorang pendaki berinisial SM (47) warga RT 01 RW 01 Dusun Bojong, Desa Giyanti, Kecamatan Candi Mulyo, Kabupaten Magelang, telah dievakuasi oleh Tim SAR gabungan dari SAR Gunung Slamet, Purbalingga Reaksi Cepat (PRC) dan Samarantu Rescue dalam kondisi tewas.

Proses evakuasi dilakukan petugas di Pos 5 pendakian Gunung Slamet via Bambangan Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga.

Menurut keterangan Surip (34) alias Pulung salah satu anggota SAR dari Purbalingga Reaksi Cepat (PRC) yang turut melakukan evakuasi mengatakan proses jalannya evakuasi kepada korban dilakukan hari ini pada Senin, (24/5/2021).

Kronologis kejadian berawal pada Sabtu sore. Korban bersama Azizul (16) yang beralamat sama dengan korban melaksanakan registrasi pendaftaran di Basecamp Bambangan, namun malam itu mereka masih bermalam di Basecamp dan Minggu paginya baru mulai melaksanakan pendakian.

“Mereka bersama Tim lainnya mulai mendaki dan sempat istirahat di Pos 5, namun saat perjalanan menuju Pos 6 korban jatuh pingsan lalu tewas. Kemudian korban dievakuasi menuju ke Pos 5 oleh rekan dan Tim lainnya serta sempat diyasinkan oleh rekan-rekannya di Pos 5,” kata Surip.

Senin pagi sekitar pukul 06.30 WIB ada pesan singkat whattsapp yang dikirim oleh salah satu pendaki ke petugas di Basecamp Bambangan dan sekitar pukul 09.00 WIB, ada rombongan pendaki yang turun dan melaporkan kejadian ini ke petugas Basecamp Bambangan.

Kemudian, pukul 09.30 WIB, Tim SAR pertama berangkat guna melakukan evakuasi yang disusul oleh Tim kedua sekitar pukul 11.30 WIB.

Namun, di tengah jalan justru Tim SAR bertemu dengan rombongan pendaki, salah satu pendaki harus dievakuasi juga karena mengalami kaki terkilir sehingga Tim kedua mengevakuasi korban terkilir tersebut dan sebagian melanjutkan evakuasi ke Pos 5 untuk mengevakuasi korban yang tewas.

Babinsa Koramil 09/Karangreja Desa Kutabawa, Serka Faizun saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Benar ada pendaki yang tewas dan ada pula pendaki dari tim lainnya yang dievakuasi karena terkilir, telah dilaksanakan evakuasi oleh Tim SAR dan sampai di Basecamp,” kata Faizun.

Lebih lanjut, sekitar pukul 15.00 WIB, jenazah telah dievakuasi turun sampai Basecamp Bambangan dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Karangreja untuk pemeriksaan atau visum.

“Selanjutnya jenazah akan dijemput oleh pihak keluarga korban dari Magelang,” tambahnya. (Nur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *