24/09/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Penangkapan Warga Saat Kunjungan Jokowi di Cilacap, Kapolres : Setelah Diamankan Kemudian Dilepas

CILACAP (BANYUMAS POS) – Polres Cilacap, Polda Jateng memfasilitasi penyampaian aspirasi Direktur LPK Sonagi Cilacap. Hal ini dilakukan agar aspirasi yang disampaikan dapat tersampaikan oleh dinas instansi terkait.

Selain itu, juga untuk mengklarifikasi adanya isu-isu penangkapan warga yang membentangkan spanduk pada saat kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kabupaten Cilacap pada Kamis (23/9) kemarin.

Kapolres Cilacap, AKBP Leganek Mawardi mengatakan bahwa warga yang diamankan tersebut ternyata merupakan siswa LPK Sonagi Cilacap. Saat diamankan, warga tersebut selanjutnya dilakukan pendataan serta diberikan pembinaan dan pengarahan dan kemudian dilepas.

AKBP Leganek menjelaskan, pihaknya mengundang Turinah selaku Direktur LPK Sonagi Cilacap agar datang ke Mapolres Cilacap untuk mengklarifikasi adanya isu-isu negatif yang beredar di media masa, tentang penangkapan warga oleh pihak Kepolisian saat kunjungan Presiden.

Kapolres menegaskan bahwa tidak ada penangkapan warga dalam penyampaian aspirasi saat kunjungan Presiden Jokowi di Cilacap, hanya mengamankan kemudian diberikan pengarahan setelah itu dilepas.

Dia menambahkan bahwa pada hari ini pihaknya juga memfasilitasi aspirasi dari LPK Sonagi Cilacap dengan dinas instansi terkait.

Sementara, Direktur LPK Sonagi, Turinah mengatakan bahwa rencananya kemarin pihaknya akan menyambut kedatangan Presiden RI dengan membentangkan poster, namun ternyata dianggap telah melanggar aturan.

“Kami mohon maaf atas tindakan kami dan para siswa kami dalam kunjungan bapak Presiden Joko Widodo di Cilacap. Kami melakukan ini untuk menyampaikan aspirasinya bahwa banyak siswa kami gagal berangkat sehingga banyak yang tertunda, yang mengakibatkan sertifikat menjadi  kadaluarsa. Tindakan yang dilakukan kemarin kita lakukan secara spontan, tidak direncanakan,” ungkapnya.

“Mereka tidak mengetahui bagaimana alur untuk menyampaikan aspirasinya sehingga saya fasilitasi. Saya harapkan dapat terus berjalan bersinergi, sehingga aspirasi masyarakat ini bisa tersampaikan,” kata Kapolres, Jumat (24/9/2021).

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga memberikan kesempatan kepada salah satu CPMI yakni Arif Setiono warga Desa Jepara Wetan, Kecamatan Binangun untuk memberikan klarifikasi tentang isu berita negatif yang beredar di Medsos.

“Saya mengklarifikasi bahwa saya tidak ditangkap oleh Polisi dan saya hanya dibawa ke Polsek untuk diberikan pengarahan. Disitu saya justru dikasih makan dan minum,” katanya.

Arif menyampaikan ucapkan terima kasih kepada pihak Kepolisian yang berkenan membina dan memfasilitasi semuanya kepada dirinya.

“Saya menyadari kesalahan saya yang tidak bisa menempatkan diri untuk menyampaikan aspirasi saya kepada bapak Presiden Joko Widodo di Cilacap,” ucapnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *