01/06/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Pemkab Cilacap Gelar Rapat Tim Kewaspadaan Dini Daerah, Ini Kata Kasdim

CILACAP (BANYUMAS POS) – Pemkab Cilacap bersama Bakesbangpol Cilacap menggelar Rapat Tim Kewaspadaan Dini Daerah di Ruang Gadri Rumah Dinas Bupati Cilacap, Jalan Jenderal Sudirman No. 32 Cilacap, Jawa Tengah, Senin (31/5/2021).

Kegiatan dihadiri, Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, Wakil Bupati, Syamsul Auliya Rachman, Danlanal Cilacap, Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo, Dandim 0703/Cilacap yang diwakili Mayor Inf Drs. Abdul Asis Lallo, Kapolres Cilacap yang diwakili Kompol. Ahmad Ghifar Al Akhfaqsi.

Tampak hadir, Ketua Pengadilan Negeri Cilacap, Sukri Sulimin, Ketua DPRD Cilacap, Taufik Nur Hidayat, Asisten I Sekda, Dian Setia Budi, Kepala Dinas Kesehatan Cilacap, dr. Pramesti Griana Dewi dan undangan lainya.

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji mengatakan Rapat Tim Kewaspadaan Dini Daerah ini akan digelar setiap bulan untuk mengevaluasi perkembangan situasi di Kabupaten Cilacap.

Terkait perkembangan covid terbaru di Kabupaten Cilacap, lanjut Bupati, kasus ABK Kapal MV HILMA BULKER dari 14 orang, tinggal 4 orang yang masih dirawat dan laporan terbaru tenaga kesehatan (Nakes) yang saat ini dirawat bukan terinfeksi covid varian B.1617.2.

“Sekarang swab atau tes antigen kepada Nakes wajib dilakukan secara berkala untuk melindungi mereka dari penularan Covid,-19,” kata Bupati.

Kondisi saat ini, kegiatan masyarakat baik di pedesaan maupun perkotaan sudah mulai terlihat adanya warga yang mengabaikan protokol kesehatan. Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0703/Cilacap, Mayor Inf Abdul Asis Lallo berharap penegakan Protokol kesehatan (Prokes) jangan sampai kendor.

Hal itu yang disampaikannya dalam forum saat menghadiri Rapat Tim Kewaspadaan Dini Daerah yang digelar Pemkab Cilacap.

Menurutnya, sampai dengan saat ini para Babinsa, Bhabinkamtibmas bersama Satgas Covid terus melakukan upaya preventif dalam operasi penegakan disiplin Protokol kesehatan di semua wilayah.

“Namun, sekali lagi fakta dari laporan yang kami terima, masih saja ditemukan warga yang terjaring dalam operasi yustisi,” kata Kasdim.

Dia menambahkan, hal ini tentunya perlu menjadi evaluasi bersama. Kemungkinan warga sudah jenuh dengan adanya pandemi Covid-19 sehingga mulai mengabaikan Prokes.

“Oleh karenanya, perlu adanya solusi dan sosialisasi pendisiplinan Prokes dari Pemerintah dalam hal ini Satgas Covid-19 yang lebih gencar lagi, jadi kami ingatkan prokes jangan sampai kendor,” ujar Kasdim.

Selanjutnya, terkait kendornya Protokol kesehatan (Prokes) di masyarakat, Bupati menegaskan, dirinya akan turun langsung guna memantau penerapan Prokes dan penanganan Covid-19.

“Besok saya akan turun, saya pimpin langsung, melihat penanganan covid-19 seperti apa, dan ini akan berpengaruh dampaknya bagi perekonomian. Kita berharap perekonomian jangan sampai berhenti,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa inilah tantangan bagi para Camat maupun masyarakat yang memiliki inovasi kreatif maupun gagasan untuk menumbuhkan ekonomi.

“Apa yang kamu bisa akan kami dukung,” pungkas Tatto. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *