20/10/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Patmo Subagiyo, S.Kom Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua DPD JPKP Cilacap

CILACAP (BANYUMAS POS) – Patmo Subagiyo, S.Kom terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus Daerah Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (DPD JPKP) Kabupaten Cilacap yang baru, menggantikan Sardimin selaku Ketua DPD JPKP lama.

Pemilihan Ketua DPD JPKP Cilacap berlangsung Rabu (20/10), di Ruang Jala Bumi, Setda Cilacap dihadiri pengurus dan anggota DPD JPKP Kabupaten Cilacap.

Sardimin selaku Ketua DPD JPKP lama saat ditemui menjelaskan bahwa pemilihan Ketua DPD JPKP Cilacap dilakukan setelah dirinya mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua.

“Saya mengundurkan diri sebagai Ketua DPD JPKP Kabupaten Cilacap karena faktor usia, sehingga diperlukan adanya regenerasi agar JPKP Cilacap lebih eksis, lebih maju dan juga lebih profesional di dalam pendampingan beberapa masalah yang memang diperlukan adanya suatu solusi yang menimpa masyarakat,” ungkapnya.

Sardimin menambahkan, termasuk mendampingi program-program khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Cilacap agar sesuai dengan yang direncanakan, tepat sasaran, tepat manfaat dan juga tepat waktu. “Kami membantu Pemerintah supaya program-program dari Pemerintah ini sesuai dengan tujuan dan rencananya, jangan sampai adanya suatu penyimpangan,” ujarnya.

Kalau ada penyimpangan, lanjutnya, JPKP tidak bisa menindak, namun berhak menyampaikan kepada suatu institusi atau dinas terkait yang menangani masalah kasus-kasus ini supaya nanti bisa disampaikan kepada pihak yang berwajib.

“Karena kami bukan auditor, pemeriksa dan juga bukan penindak atau aparat penegak hukum, tapi kami bekerjasama baik dengan pihak kejaksaan, kepolisian, pemerintah daerah yang disitu terdapat pemeriksa fungsional yaitu inspektorat wilayah,” tandas Sardimin.

Diakuinya, respon Pemerintah Daerah, khususnya Kabupaten Cilacap saat terhadap JPKP belum maksimal. “Karena mungkin kami belum dikenal dan pengenalan ini diperlukan suatu momentum atau event yang mendapatkan perhatian yang lebih,” ujarnya.

Dia menyampaikan, pada masa kepengurusannya belum sempat membuat suatu event yang istilahnya diketahui oleh Pemda bahwa JPKP ini merupakan organisasi yang sangat efektif sekali untuk membantu masyarakat.

“Harapannya karena kami membantu pemerintah, secara otomatis pemerintah juga harus memperhatikan kami. Memang di APBD itu kan ada anggaran untuk bantuan ormas, karena kami juga termasuk ormas,” harapnya.

JPKP sendiri berdiri sejak tahun 2019 dengan total keanggotaan di Kabupaten Cilacap berjumlah 24 orang dari KSP sampai dengan bidang-bidang. Ada 6 bidang dalam kepengurusan JPKP antara lain, bidang advokasi dan hukum, bidang ek-bank, bidang kesejahteraan sosial, bidang KKOP dan humas.

Sementara, Ketua DPD JPKP Cilacap baru, Patmo Subagiyo, S.Kom atau yang akrab disapa Bimo, menambahkan bahwa JPKP ini sebuah organisasi yang sangat eksekutif. “Bisa dikatakan ini kapal pesiar, yang mana kalau kita pakai dan divisinya kita jalankan, insyaallah sangat bermanfaat untuk semua lapisan masyarakat di kabupaten cilacap,” ucapnya.

Bimo menjelaskan bahwa JPKP ini dilindungi oleh Presiden Jokowi, serta Mueldoko selaku penasehat. Jadi organisasi ini langsung dari pusat. Kita juga sudah MOU dengan Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Dinas Provinsi Kesehatan, Dinas Provinsi Sosial dan juga Pendidikan.

“Jadi memang kita ini sangat-sangat eksekutif sekali dan kami bukan organisasi yang mengawasi yang macam-macam, namun JPKP terbentuk untuk sosial kemasyarakatan,” katanya.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa pihaknya akan berusaha menjadikan JPKP ini menjadi organisasi yang mandiri. “Saya tidak mau JPKP nanti menjadi timbul benalu ditengah-tengah masyarakat, tetapi menjadikan JPKP yang siap melayani segala kebutuhan masyarakat dari aspek sosial ekonomi, pendidikan, kesehatan maupun lainnya,” bebernya.

Setelah kepengurusan dibentuk, pihaknya berencana akan mempersiapkan rapat kerja (Raker). “Jadi kita akan bentuk secara sistematis, supaya JPKP nantinya bisa melejit. Harapan saya nantinya JPKP dicintai, disayangi dan dirindukan oleh masyarakat Cilacap. Banyak sekali hal-hal yang perlu dibenahi di Kabupaten Cilacap, nanti juga kita bentuk kepengurusan mulai dari DPD, DPC, PAC tingkat Kecamatan hingga Kelurahan/Desa,” pungkasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *