07/07/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Pastikan TMMD Banjarnegara Sesuai Progres, Tim Wasev TMMD PJO Turun Ke Lokasi

BANJARNEGARA (BANYUMAS POS) – Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa PJO (Penanggung Jawab Operasional) Mabes TNI mengunjungi lokasi TMMD di Desa Kebutuhjurang, Kecamatan Pagedongan, Kabupaten Banjarnegara, Selasa (6/7/2021).

Kunjungannya untuk memastikan kegiatan TMMD 111 Kodim 0704/Banjarnegara tersebut berjalan sesuai progres atau program yang diharapkan oleh komando atas.

Tim yang dipimpin oleh Dirdiklat Pusterad, Brigjen TNI Bahman didampingi Kasrem 071/Wijayakusuma, Letkol Kav Kristiyanto mewakili Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin selaku PKP (Penanggungjawab Keberhasilan Pelaksanaan).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0704/Banjarnegara, Letkol Arh Sujeidi Faisal Selaku Dansatgas TMMD 111 Kodim 0704/Banjarnegara, Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono dan Kapolres Banjarnegara, AKBP Fahmi Arifrianto.

Tampak hadir, Ketua Komisi I DPRD Banjarnegara, Pujo Hardiansyah, Kasiterrem 071/Wijayakusuma, Letkol Inf Eddy Lallo, Pabanda Binkomsos Sterdam IV/Diponegoro, Mayor Arm Sarifudin serta Kadispermades Banjarnegara, Hendro Cahyono.

Dalam kunjungannya tersebut, rombongan meninjau berbagai sasaran fisik progres TMMD 111 Kodim 0704/Banjarnegara.

Diketahui, sasaran fisik dalam TMMD berupa pembuatan jalan rabat beton dengan volume panjang 1.926 m x lebar 3 m x tebal 0,2 m 94 % dan pembuatan Talud 1 volume panjang 22 m x tinggi 2 m 100.% serta pembuatan Talud 2 volume panjang 32 m x tinggi 2,5 m .94.%.

Selain itu, sasaran tambahan berupa rehab RTLH 5 unit dan Poskamling 1 unit. 4 rumah selesai 100 % sedangkan 1 sisanya 94 %.

Sementara itu untuk kegiatan non fisik berupa penyuluhan-penyuluhan sudah dilaksanakan. Terakhir tentang sosialisasi pertanian, perizinan usaha dan UMKM dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang Prokes, mitigasi bencana, pernikahan dini, pendidikan dan lainnya.

Ketua Tim Wasev PJO, Brigjen TNI Bahman mengatakan kunjungannya ke Kebutuhjurang tersebut guna memastikan progres-progres TMMD 111 yang dilaksanakan Kodim 0704/Banjarnegara ini berjalan sesuai program yang telah ditentukan.

“Serta untuk mencegah terjadinya penyimpangan yang tidak sesuai dengan rencana pelaksanaannya,” tambahnya.

Danpusterad dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Dirdiklat menyampaikan, pengawasan dan evaluasi TMMD ke-111 TA. 2021 yang sedang berjalan.

Hal tersebut bertujuan untuk mengukur kinerja organisasi Satgas TMMD mulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan hingga pengakhiran agar berjalan efektif dan efisien meskipun dalam masa pandemi Covid-19.

“Tujuan TMMD selain membantu percepatan pembangunan di daerah juga untuk membantu kesulitan masyarakat dan memupuk kemanunggalan TNI dengan masyarakat,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, dalam jumpa persnya, Katim mengapresiasi atas kinerja Satgas yang dipandang layak untuk masyarakat. Karena TMMD Kebutuhjurang berkualitas untuk ukuran prajurit dan ukuran TMMD.

Menurutnya, satu poin pembangunan TMMD ini adalah kondisi medan yang ekstrim, karena geografis di lokasi ini yang ekstrim sudah bisa dibangun jalan rabat beton.

“Ini adalah suatu kebanggaan masyarakat disini untuk menjadikan Desanya maju karena di desa Duren ada hasil bumi yang potensial ketika dipanen,” ujarnya.

Ia menambahkan, akan tetapi ketika dipanen, mereka tidak dapat mendistribusikan hasil panennya dikarenakan jalan yang kurang baik sebelumnya sehingga mengakibatkan biaya yang tinggi untuk memasarkannya.

“Setelah dibangun ini, kendaraan bisa turun jalan mengangkut hasil bumi desa Duren. Hal ini, sesuai keinginan Bupati dan masyarakat setempat bahwa mereka juga ingin sejahtera dan maju,” tandasnya.

Brigjen TNI Bahman berharap, dengan pembangunan jalan ini akan semakin intensif, semakin maju, sehingga warga masyarakat bisa menikmati kemajuan dari hasil buminya.

“Bagaimanapun ini adalah bakti dari segenap prajurit TNI dan anggota Polri. Saya minta rawat itu, lihat itu, peduli itu, manakala ada kerusakan sedikit langsung ambil langkah. Jangan menunggu parah baru diperbaiki, hal ini tentunya dilaksanakan dengan bersinergi,” tegasnya. (Nur/dl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *