16/04/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Pasokan Padi Dari Cilacap Menuju Jakarta Capai 5.700 Ton Sekali Panen

PASOKAN PADI DARI CILACAP MENUJU JAKARTA CAPAI 5700 TON SEKALI PANEN

CILACAP (BANYUMAS POS) – Dalam rangka menjaga ketersediaan beras di Jakarta, PT. Food Station Tjipinang yakni Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta bekerjasama dengan Gapoktan Sumber Makmur Cilacap Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap .

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sumber Makmur Cilacap, Sahroni usai panen raya mengatakan, di tahun 2021 telah menyiapkan lahan sekitar 1000 hektar, Jumat, (16/4/2021).

Sahroni menambahkan, pihaknya selalu berhati-hati dalam penentuan varietas dan kualitas sesuai standar yang diinginkan pasar.

“Saya ditunjuk sebagai ketua Gapoktan, petani kita rekrut, hasilnya kita ambil, trus kita tanam sesuai dengan yang diinginkan Food Station Tjipinang Jaya dan kita arahkan petani untuk menanam padi yang sesuai keinginan,” jelasnya.

Untuk harga jual ditingkat petani, pihaknya membeli dengan harga paling tinggi, yakni lebih dari Rp 4.200 GKP. Dikelompoknya ada kurang lebih 500-an petani.

Direktur PT.Food Station Tjipinang Jaya, Pamrihardi Wiraryo mengatakan kerjasama dengan Gapoktan Sumber Makmur terus mengalami pertumbuhan sekitar 30 persen.

Untuk sekali panen, rata-rata produktivitas 5,7 ton/hektar dan memberikan potensi hasil 5.700 ton Gabah Kering Panen (GKP) atau 2.964 ton beras dengan Varietas Ciherang, Metik Wangi, dan Muncul.

“Pasokan padi dari Cilacap yang dikirimkan ke Jakarta mencapai 5.700 ton. Menurut kami ini pencapaian yang luar biasa,” ujar Pamrihardi Wiraryo.

Kerja sama ini merupakan bentuk kolaborasi yang diinisiasi pada tahun 2018 dengan areal sawah seluas 250 hektar dan pada tahun 2019 bertambah seluas 500 hektar. Selanjutnya di tahun 2020 seluas 850 hektar dan target kerja sama pada tahun 2021 seluas 1.000 hektar.

Diketahui, Kabupaten Cilacap berhasil menempati peringkat delapan besar sebagai produsen beras terbesar di Indonesia pada tahun 2020 dengan luas lahan pertanian mencapai 117.628 hektar dan telah menghasilkan padi 793.907 ton atau setara dengan 455.464 ton beras. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *