05/06/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Panglima TNI : Target Vaksinasi Massal Lansia dan Pra Lansia di Cilacap Capai 140 Ribu Orang

Cilacap (Banyumas Pos) – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dan Kapolri diwakili Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Arief Sulistyanto meninjau Serbuan Vaksinasi Covid 19 di Gedung Patra Graha Convention Hall, Pertamina RU IV Cilacap, Jumat (4/6/2021).

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI dan Kabaharkam Polri melihat langsung kegiatan vaksinasi yang dipandu oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr. Pramesti Griyana Dewi dan berdialog dengan warga yang sedang menjalani vaksinasi maupun para vaksinator.

Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto saat konferensi pers mengatakan, tujuannya datang ke Cilacap adalah untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi covid 19 bagi lansia dan pra lansia yang ada di Kabupaten Cilacap.

Dia menjelaskan, target pelaksanaan vaksinasi massal untuk Lansia dan pra Lansia di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah mencapai 140.000 orang.

“Yang sudah divaksin sebanyak 40.000 orang. Kekurangannya akan bertahap terus dilaksanakan,” ujar Panglima di hadapan awak media usai melakukan peninjauan pelaksanaan vaksinasi massal di Gedung Patra Graha Pertamina RU IV Cilacap.

Menurutnya, dengan adanya pelaksanaan (vaksinasi) di Cilacap ini untuk memitigasi varian baru yang ditakutkan, ternyata bisa dilaksanakan dengan baik. Dan tidak sampai terjadi mutasi ke masyarakat, itu yang merupakan poin penting.

“Saya lihat pelaksanaannya bagus, tertib, dan lancar sesuai dengan target. Untuk lansia dan pra lansia ada 140.000 orang,” kata Hadi Tjahjanto.

Vaksinasi massal tersebut dilakukan dalam rangka percepatan pencapaian vaksinasi di Kabupaten Cilacap mengingat target di Cilacap sangat tinggi dan upaya-upaya percepatan dilakukan sehingga terbentuk herd immunity.

“Dari total penduduk Kabupaten Cilacap yang mencapai 1,9 juta jiwa. Kira-kira 70 persennya yaitu 1,1 juta jiwa ini kita laksanakan terus vaksinasi,” ujarnya.

Panglima berpesan kepada Bupati Cilacap untuk terus melaksanakan tracing. Kemudian yang terpenting lagi pelaksanaan 3 M, terutama penggunaan masker agar terus digelorakan kepada masyarakat sehingga kasus positif Covid-19 dapat ditekan.

Ia yakin dengan koordinasi yang baik Forkopimda Kabupaten Cilacap, kolaborasi yang baik antar aparat, insya Allah bisa menekan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Cilacap ini, dan tentunya akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di wilayah ini.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griana Dewi menyampaikan bahwa hari menargetkan 1.100 orang dan dua hari bisa mencapai 2.200 orang.

“Mungkin juga lebih karena ada tambahan-tambahan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cilacap, dr Pramesti Griana Dewi.

Sasaran saat ini masih lansia (60 tahun ke atas). Kemudian ditambah pra lansia (50 tahun ke atas) dan juga kelompok-kelompok pelayanan publik yang dianggap memerlukan percepatan, seperti pendidik.

“Kalau ini memang efektif dari hasil evaluasi kita dalam dua hari dan melihat antusiasme masyarakat, nanti kita laksanakan lagi,” kata Pramesti.

Menurutnya, vaksinasi massal tidak hanya dilakukan di perkotaan, tetapi juga dengan mobile vaksinasi yang dilaksanakan di Kecamatan.

Dia menjelaskan, Puskesmas dan Faskes di Kecamatan akan melaksanakan Mobile Vaccin dengan mengunjungi Desa-desa dan sasaran berkumpul di satu tempat yang ditentukan, seperti Balai Desa.

“Itu efektif untuk yang geografisnya jauh, seperti Cilacap. Dan tim dari faskes mengunjungi desa. Itulah dua pendekatan yang bisa mempercepat capaian vaksinasi,” ungkap Pramesti.

Saat ini, mekanisme pelaksanaan vaksinasi sama, empat meja. Namun diringkas menjadi dua meja. Lebih cepat dan lebih memudahkan. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *