04/09/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Paguyuban Warga Keturunan Tionghoa Banyumas Bagikan 30 ribu Sembako Untuk Masyarakat

BANYUMAS (BANYUMAS POS) – Paguyuban Warga Keturunan Tionghoa (PWKT) Kabupaten Banyumas membagikan 30 ribu paket sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Banyumas, Achmad Husein melaunching Bakti Sosial Jumat (3/9/2021) sore di Pendopo Sipanji Purwokerto sebagai bentuk dukungan dari Pemkab Banyumas.

Launching secara simbolis ini ditandai dengan penyerahan paket sembako kepada perwakilan Camat setiap Kecamatan dan pelepasan kendaraan bantuan logistik oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein bersama Forkopimda.

Ketua Paguyuban Warga Keturunan Tionghoa Kabupaten Banyumas, Tanto Fermanto menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan tahap pertama PWKT akan dimulai pada Minggu 5 September di halaman Kantor Lantas Polresta Banyumas dan Kodim 0701/Banyumas.

“Kami mulai salurkan Minggu saat libur akhir pekan dan untuk melancarkan proses penyaluran, panitia akan menggunakan sistem kupon. Sehingga warga yang menerima bantuan paket sembako adalah mereka yang mendapatkan kupon,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, PWKT Banyumas bekerjasama dengan semua pihak, baik dari Pemkab Banyumas, Polresta Banyumas, Dandim 0701/Banyumas dan dari pihak perangkat Kecamatan maupun Kelurahan/Desa terkait data yang akan mendapatkan sembako.

“Paket sembako yang dibagikan sebanyak 30 ribu paket dan akan diupayakan 33.100 paket. Setiap minggunya, sebanyak 1000 paket akan dibagikan kepada 331 Desa/Kelurahan yang ada di Kabupaten Banyumas secara bertahap,” ungkapnya.

Tanto menambahkan, satu paket sembako berisi beras 5 kg, gula, minyak goreng, dan mi instan.

Menurutnya, dalam situasi pandemi ini, semua kalangan terkena dampaknya namun yang paling terdampak adalah kalangan bawah. “Oleh karenanya, dengan adanya hal tersebut, kami dari warga keturunan Tionghoa merasa tergugah hati untuk ikut berbagi dan sedikit dapat membantu kepada mereka,” ucapnya.

Sementara, Bupati Banyumas, Achmad Husein mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Paguyuban keturunan Tionghoa di Kabupaten Banyumas atas bantuan yang diberikan untuk masyarakat.

Bupati berharap, kegiatan ini menjadi pemacu kelompok lain ikut saling berbagi, saling menolong dan membantu sesama yang membutuhkan.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian, dan kebersamaan sesama warga Banyumas. Saya minta camat untuk membantu agar penyaluran tepat sasaran,” kata Bupati.

Bupati menyampaikan bahwa sejarah pandemi di masa lalu, jikalau sudah gelombang ke 3 masyarakat sudah terbiasa, maka itu dianggap sebagai penyakit biasa hilang dengan sendirinya.

“Kabupaten Banyumas sekarang di level 3, karena data kemarin 3 Minggu yang lalu berantakan karena belum sinkronisasi dengan pusat, kita sampaikan kepada Pemerintah pusat data yang sebenarnya. Kalau sore ini indikator berada dalam level 2, semoga dua hari kedepan Sabtu Minggu tetap terjaga sehingga kita bisa level 2,” pungkasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, dr. Budi Setiawan, Kapolresta Banyumas, Kombes Pol M Firman Lukmanul Hakim dan Dandim 0701/Banyumas, Letkol Inf Candra.

Hadir pula, Kajari Banyumas, Soimah, Kajari Purwokerto yang diwakili oleh Kasi Intel Kajari Purwokerto, Pardiono, para Camat dan anggota Paguyuban Warga Keturunan Tionghoa serta tamu undangan lainnya. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *