02/07/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Obyek Wisata Pantai Jetis dan Pantai Karang Pakis Nusawungu di Tutup Sementara

CILACAP (BANYUMAS POS) – Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Nusawungu menutup sementara Obyek Wisata Pantai Jetis dan Pantai Karang Pakis yang berada di wilayah Kecamatan Nusawungu, Cilacap, Jumat (2/7/2021).

Penutupan obyek wisata tersebut guna menindaklanjuti Intruksi Bupati Cilacap No. 16 tahun 2021 tanggal 29 Juni 2021 tentang Perpanjangan PPKM Berbasis Mikro dan Pengoptimalan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat Desa dan Kelurahan untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Cilacap.

Termasuk didalamnya berisi tentang larangan buka bagi obyek wisata yang ada di wilayah Kabupaten Cilacap dan kegiatan ini juga berdasarkan Surat Sekda Kabupaten Cilacap No 003/04070/04 tanggal 29 Juni 2021 tentang Antisipasi Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cilacap.

Lebih lanjut, penutupan obyek wisata di wilayah Kabupaten Cilacap dimulai tanggal 2 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasi Trantib Kecamatan Nusawungu, Tasripin diikuti anggota Polsek Nusawungu, Aipda Waryo, anggota Koramil 05/Nusawungu, Serda Anhar Zubaedi dan Pengelola Objek Wisata Pantai Jetis, Waslam.

“Dengan adanya penutupan obyek wisata ini, diharapkan pandemi Covid-19 yang kini terus meningkat secara signifikan di wilayah Kabupaten Cilacap, bisa menjadi normal kembali,” kata Tasripin.

Selaku Pengelola Objek Wisata Pantai Jetis, Waslam menyatakan bahwa pihaknya akan mentaati peraturan yang dikeluarkan oleh Pemda Kabupaten Cilacap agar penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan.

Ia berharap, Kasus Covid-19 di Kabupaten Cilacap bisa menurun agar para pelaku usaha di obyek wisata Pantai Jetis bisa beraktifitas kembali.

Waslam mengatakan, pihaknya akan mentaati aturan dari Pemerintah tersebut untuk tidak buka sementara waktu sampai batas waktu yang ditentukan.

“Kami bersama para pelaku usaha di obyek wisata Pantai Jetis berharap Covid-19 di wilayah Kabupaten Cilacap menurun agar kami bisa bisa buka dan para pedagang bisa berjualan kembali,” tandasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *