18/07/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Musyawarah Rutin Kokam Ranting Tunjungmuli Bahas Bidang Pertanian

PURBALINGGA (BANYUMAS POS) – Kokam Tunjungmuli menggelar musyawarah membahas kegiatan pertanian daun ungu yang merupakan bahan obat herbal. Daun ungu berkhasiat untuk mengatasi penyakit ambeyen, Sabtu (17/7/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Kokam Cabang Karangmoncol, M. Hakim, anggota Kokam Ranting dan Ustad Khamidun selaku Tokoh Agama Komplek Dukuh Dono Desa Tunjungmuli yang memberikan tausiyah sebelum acara musyawarah dilaksanakan.

Komandan Kokam Cabang Karangmoncol, M. Hakim mengapresiasi Kokam Ranting Tujungmuli yang sudah banyak melakukan kegiatan. Selain itu, sudah mempunyai kas.

Salah satu bentuk kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu di bidang pertanian, berkebun dengan menanam daun ungu. Nantinya hasilnya untuk anggota sebesar 25 persen, selebihnya untuk kegiatan organisasi.

Hakim berharap, kegiatan ini supaya benar-benar di jalankan untuk memajukan organisasi dengan didukung berbagai hal kegiatan yang bisa menguntungkan.

Dalam musyawarah selain membahas bidang pertanian yang dikelola oleh Kokam, juga dibahas mengenai pendidikan baik TK/BA ‘Aisyiyah, MI Muhammadiyah Tunjungmuli dan TPQ Al-Ishlah yang merupakan aset amal usaha Muhammadiyah.

“Kokam turut terpanggil untuk mendukung dan ikut melakukan berbagai upaya dalam rangka memajukan pendidikan yang ada di Ranting Tunjungmuli,” tuturnya.

Sementara, Komandan Kokam Kokam Ranting Tunjungmuli, Prapto Adi saat dikonfirmasi mengatakan, Kokam selalu siap peduli dalam dunia pendidikan, termasuk memajukan TPQ Al-Ishlah.

Berkaitan dengan pengelolaan di bidang pertanian yakni penanaman daun ungu, Adi merasa bangga dengan hasil yang semakin hari semakin meningkat produksinya dan hasil dari usaha pertanian tersebut dapat dipergunakan untuk urusan sosial maupun untuk biaya operasional serta pengembangan usaha kegiatan Kokam.

“Hal ini sebagai bentuk mewujudkan kemandirian ekonomi yang diharapkan nantinya tidak hanya mengandalkan sumbangan dari para donatur saja, namun anggota Kokam juga bisa berinovasi dalam pendapatan dana yang dibutuhkan oleh Kokam,” jelasnya.

Peserta musyawarah sepakat segala hasil usaha yang telah dilakukan Kokam pada waktu yang lalu dijadikan sebagai bahan evaluasi.

“Untuk kedepan baik program maupun kegiatan yang dilakukan agar lebih baik lagi sehingga kiprah Kokam bermanfaat bagi Muhammadiyah maupun umat secara umum,” pungkasnya. (Nur/Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *