14/01/2022

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

MTs Negeri 3 Banyumas Berlakukan PTM 100 Persen

BANYUMAS (BANYUMAS POS) – Dengan diijinkannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen menjadi catatan penting bagi MTs Negeri 3 Banyumas untuk memperbaiki skema pembelajaran yang selama pandemi dilakukan secara daring, dan kembali ke luring atau Tatap Muka.

Untuk mengoptimalkan PTM 100 persen pihak madrasah mulai menyusun skema baru agar mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih optimal sehingga output dan outcome MTs Negeri 3 Banyumas di Silado Kecamatan Sumbang akan lebih baik.

Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, Syarief Hidayat, S.Ag mengajak semua warga madrasah untuk bersyukur dan meningkatkan kapasitas, baik yang sebagai guru maupun siswa untuk tetap menjaga diri menjaga protokol kesehatan dan selalu meningkatkan kualitas diri pribadinya masing-masing sehingga akan meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.

MTs Negeri 3 Banyumas mulai PTM 100 persen sejak Rabu 8 Januari 2022 sesuai dengan kebijakan Kemendikbud, Instruksi Bupati Banyumas serta hasil konsultasi dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas dan memperhatikan kesepakatan 4 menteri.

“Kami telah memenuhi persyaratan pembelajaran tatap muka terbatas 100 % yaitu guru dan karyawan sudah divaksin Covid 19 kedua 100 persen, siwa-siswi sudah vaksin Covid 19 kedua 100 persen, masyarakat sekitar di desa Silado dan Kecamatan Sumbang untuk lansia sudah di vaksin 2 x lebih dari 70 persen,” katanya Kamis (13/1/2022)

Menurut Syarief, secara sarana dan prasarana sudah lolos dan mendapatkan ijin dari Gugus Covid Kabupaten, sehingga kami berani mengambil kebijakan untuk mempercepat pelaksanaan PTM 100 persen.

Dengan 772 siswa siswi, 41 tenaga pendidik dan 15 tenega kependidikan memulai dengan pola dan tatanan baru dalam KBM yang sedikit kendala terutama dalam waktu di pagi hari saat kedatangan siswa-siswi serta saat penjemputan siswa siswi saat pulang.

Hal tersebut disebabkan lokasi Madrasah yang berada di jalur alternatif Purwokerto-Banyumas yang sangat padat lalu lintasnya saat mau menyeberang jalan sehingga kelihatan agak ada kemacetan.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut pihak Madrasah mensiasati dengan cara memulangkan siswa-siswinya tidak bersamaan diantara rombelnya, kelas 7 dipulangkan pukul 10.50 WIB, kelas 8 dipulangkan pukul 11.00 WIB dan kelas 9 dipulangkan pukul 11.10 WIB,” ungkapnya

Untuk PTM 100 persen terbatas kali ini MTsN 3 Banyumas baru memberlakukan 4 jam pembelajaran dimulai dari pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 11.00 WIB, untuk hafalan biasanya di pagi hari kali ini di balik di akhir pembelajaran dikarenakan sekaligus penjadwalan kepulangan siswa.

Salah seorang Guru BK, Ery Kusnanto mengatakan, proses pembelajaran PTM cukup kondusif, berjalan lancar, anak sudah terbiasa dengan budaya dan adat istiadat baru dengan Prokes dan budaya 5M+1D.

“Kalau ada sedikit anak keluar untuk ke belakang dan saat pergantian jam masih dalam batas kewajaran dan manusiawi, hal ini memang anak menunjukkan kegembiraan dan kangen suasana belajar-mengajar secara tatap muka,” ujarnya

Menurutnya, penyampaian informasi dan ilmu bisa dan mudah di akses lewat medsos dan internet.

“Namun pedidikan karakter, sopan santun, etika, adat istiadat, akhidah akhlaq kayaknya guru tidak bisa tergantikan,” pungkasnya.

Orang tua dan wali murid sangat senang sekali dan berharap pelaksanaan pembelajaran tatap muka tidak ada kendala dan Covid-19 cepat hilang dan ditarik kembali oleh Allah SWT. (dl)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *