23/11/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Mobil PLT Sekdes Bagung Disita Penyidik Kejaksaan Negeri Kebumen

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Penyidik pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kebumen kembali bergerak menuntaskan perkara dugaan penyimpangan dan atau penyalahgunaan Program Pemberian Bantuan Santunan Sosial Pemugaran Rumah, Rumah Tangga Miskin pada Desa Bagung, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen Tahun Anggaran 2017.

Penggeledahan pertama dilakukan di Kantor Balai Desa Bagung pada Senin (22/11), Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen dan kedua di rumah pribadi atas nama tersangka AP yang berlokasi di RT 02 RW 02, Desa Bagung, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen.

Dalam penggeledahan tersebut, Penyidik dari Kejaksaan Negeri Kebumen berhasil menyita satu unit mobil Avanza bernomor polisi AA 9376 YD atas nama AP. Mobil disita lengkap dengan STNK dan BPKBnya. Turut diamankan, sebuah laptop dan tiga kardus berisi berkas.

Kepala Kejaksaan Negeri Kebumen, Fajar Sukristyawan melalui Kasi Pidsus, Budi Setyawan menyampaikan, penggeledahan dilaksanakan berdasarkan surat penggeledahan Nomor-Print 04/M.3.25/Fd 1/11/2021 tanggal 18 November 2021.

“Dalam penggeledahan tersebut ditersebut Penyidik berhasil menyita satu unit mobil pribadi milik tersangka AP,” katanya.

Dia menjelaskan, beberapa berkas yang berhasil diamankan meliputi, dokumen proposal kegiatan yang dilakukan penyidikan, rekening koran untuk keterangan pencairan dana, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) APBDes Bagung tahun 2017.

Budi juga berpesan kepada masyarakat agar jangan sekali-kali akal-akalan membuat kegiatan fiktif. “Jika sampai itu terjadi pasti akan diproses hukum secara Tindak Pidana Korupsi oleh Kejaksaan Negeri Kebumen,” ujar dia.

Selain itu juga jangan sampai ada kegiatan dalam bentuk pengurangan volume kegiatan. Jika itu terjadi Kejaksaan Negeri Kebumen akan bertindak. Budi juga mengimbau agar jangan sampai ada pungutan liar (Pungli) dalam pelayanan publik.

“Jika sampai terjadi Tim Pidsus Kejari Kebumen akan penjarakan,” tegasnya.

Sekedar mengingatkan AP yang juga Mantan Plt Sekretaris Desa Bagung Kecamatan Prembun telah ditetapkan tersangka pada dugaan penyalahgunaan Bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di desa setempat.

AP disangka melanggar Pasal 2 ayat 1 Undang-undang Tindak Tindak Pidana Korupsi. Subsidiair Pasal 3 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi. Dalam perkara tersebut, selain AP, Kejaksaan Kebumen juga menetapkan Kades Bagung berinisial TA sebagai tersangka dan telah menahannya. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *