17/11/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Minimalisir Terjadinya Korban Kebakaran, Warga Desa Cimrutu Ikuti Pelatihan Balakar

CILACAP (BANYUMAS POS) – Guna meminimalisir terjadinya korban baik jiwa, harta, maupun barang berharga lainnya saat terjadinya kebakaran, warga Desa Cimrutu, Kecamatan Patimuan, Kabupaten Cilacap, mengikuti kegiatan pelatihan Barisan Relawan Pemadam Kebakaran (Balakar) di Aula Kantor Balai Desa Cimrutu, Selasa (16/11).

Pelatihan Balakar tahun anggaran (TA) 2021 yang diselenggarakan di Kecamatan Patimuan ini dihadiri Camat Patimuan yang diwakili Kasi Trantibum, Febi, Danramil 12/Kedungreja, Kapten lnf Tasino, Kapolsek Patimuan diwakili Aiptu Ali Munawar, Kepala Desa Cimrutu, Surip Riyadi, Kepala UPT BPBD, Agus Suhartono, dan Dantim Damkar, Topik.

Dalam sambutannya, Danramil 12/Kedungreja, Kapten Inf Tasino mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan guna memberikan gambaran dan juga ilmu kepada para relawan tentang penanganan bahaya kebakaran maupun bahaya bencana alam lainnya sehingga diharapkan dapat meminimalisir terjadinya korban akibat kebakaran dan lainnya.

Dia menjelaskan, yang pertama dan paling utama jika terjadi bencana alam, yang diselamatkan pertama yaitu keluarga masing-masing, warga sekitar, surat berharga dan barang-barang lain. Kemudian menyelamatkan diri beserta barang bawaan ke tempat yang aman yang sudah ditentukan oleh pihak Desa.

“Jangan panik dan apabila terjadi yang sesungguhnya, saya yakin masyarakat setempat sudah memahami langkah-langkah atau protap yang dibuat oleh Desa,” ujar Kapten Inf Tasino.

Dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana, lanjutnya, warga Desa Cimrutu juga dapat mengetahui kemungkinan bencana yang sewaktu waktu akan terjadi diawali dengan mitigasi dari BMKG dalam mengatispasi kemungkinan serta untuk meminimalisir korban.

“Dan kegiatan ini harus terencana, terorganisir dengan tugasnya dan terkendali. Fleksibel, transparan, terkoordinir, partisipatif,” tambahnya.

Menurutnya, kebakaran sendiri merupakan salah satu ancaman yang berbahaya dan dapat mengakibatkan korban jiwa, jika kita tidak melakukan upaya yang tepat dalam mencegah kebakaran. Hal inilah yang menjadi dasar dilaksanakan Pelatihan dan juga simulasi Pemadam Kebakaran.

“Selain itu, juga didasari pada kesadaran warga yang masih sangat kurang akan pentingnya pencegahan kebakaran dan penanggulangan dini terhadap bahaya kebakaran sehingga masih seringkali terjadi kejadian kebakaran yang selalu mengakibatkan banyak kerugian,” pungkasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *