13/10/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Miliki Sabu, Warga Banyumas Diamankan Polisi di Purbalingga 

PURBALINGGA (BANYUMAS POS) – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Purbalingga berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Satu orang tersangka berinisial D alias S (29) warga Desa Cibangkong, Kecamatan Pakuncen, Kabupaten Banyumas diamankan.

Wakapolres Purbalingga, Kompol Sopanah dalam keterangannya, Rabu (13/10) menyampaikan bahwa Satresnarkoba Polres Purbalingga telah berhasil mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan Narkoba jenis sabu. Seorang tersangka diamankan berikut barang buktinya.

“Tersangka diamankan petugas beserta barang buktinya di salah satu rumah kos wilayah Kecamatan Bukateja Rabu (6/10) lalu pada malam hari,” jelas Wakapolres didampingi Kasi Humas, Iptu Muslimun dan Kanit Satresnarkoba, Aiptu Gatot.

Pengungkapan kasus bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya pengguna Narkoba. Kemudian dilakukan observasi dan penyelidikan. Akhirnya tersangka berhasil diidentifikasi dan diamankan berikut barang buktinya.

Dari tersangka diamankan barang bukti berupa satu plastik klip transparan berisi narkotika jenis sabu seberat 0,50 gram, satu unit telepon genggam, satu kartu ATM, gunting, satu bungkus sedotan warna putih dan buntalan lakban warna hitam serta satu unit sepeda motor.

D, tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai operator ekskavator di Bukateja tersebut mengaku membeli sabu secara online kepada seseorang yang tidak dikenal. Setelah barang sampai kemudian dipakai bersama dengan teman-temannya.

“Tersangka mengaku sudah tiga kali memesan narkotika jenis sabu secara online. Hingga akhirnya berhasil diidentifikasi dan diamankan petugas,” kata Wakapolres.

Lebih lanjut, tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) atau Pasal 127 ayat (2) huruf (a) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancaman hukuman pasal tersebut pidana penjara paling sedikit empat tahun dan paling lama 12 tahun. Serta pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 10 Miliar,” pungkasnya. (Mar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *