12/04/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Menteri BUMN Resmikan Pertashop di Ponpes Nurul Qur’an Karangpucung

CILACAP (BANYUMAS POS) – Menteri BUMN, Erick Thohir sekaligus selaku Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) meresmikan Pertashop di Pondok Pesantren Nurul Qur’an Karang Petir, Desa Surusunda, Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap, Minggu (11/4/2021).

Dalam kegiatan, Menteri BUMN didampingi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), M. Fanshurullah Asa, anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres), Habib Muhammad Luthfi Bin Ali Bin Yahya, dan Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji serta Forkopimda dan Forkopimcam Karangpucung.

Program kemitraan ini sesuai dengan Empat Pilar Masyarakat Ekonomi Syariah yang fokus pada pengembangan pasar industri halal di dalam dan luar negeri, pengembangan industri keuangan syariah nasional, investasi bersahabat yang melibatkan pengusaha di daerah dan pengembangan ekonomi syariah dari pedesaan dan pesantren secara berkelanjutan.

Pertashop merupakan lembaga penyalur Pertamina dalam skala kecil untuk melayani kebutuhan konsumen BBM Nonsubsidi, LPG Nonsubsidi dan produk Pertamina Ritel lainnya yang belum terlayani oleh lembaga penyalur Pertamina lain.

Program kemitraan dengan Pertamina ini merupakan inovasi yang tidak hanya bertujuan menumbuhkan kemandirian ekonomi di lingkungan Ponpes. Tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa, sesuai kebijakan “Bangga Mbangun Desa”.

Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu terwujudnya Pertashop ponpes Nurul Qur’an seraya menyatakan bahwa hal ini akan menjadi bukti kemandirian ponpes.

“Ini adalah kerjasama antara Pemda, Pertamina, BPH Migas, dan masyarakat ekonomi syariah. Program ini juga sebagai daya ungkit ekonomi. Di masa pandemi ini sangat membantu sekali. Pesantren-pesantren di wilayah Kabupaten Cilacap akan diajak kerjasama supaya pesantren tidak ketergantungan, tetapi bagaimana bisa mandiri, termasuk santri-santrinya yang memiliki jiwa enterpreuneur,” jelas Bupati.

Dalam kesempatannya, Menteri BUMN, Erick Thohir mengapresiasi adanya Pertashop sebagai langkah transformasi Pertamina dengan dukungan BPH Migas yang telah bersinergi dengan program pemerintah dimasa pandemi.

Menurutnya, hal ini tentu penting sekali dalam kondisi pendemi seperti ini atau setelah pandemi. Ada dua program yang selalu ditekankan, yaitu pemerataan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Oleh karena itu, pemerintah pusat melalui Kementerian BUMN, BPH Migas dan juga pemerintah daerah mencoba mensinergikan dua program tersebut.

“Kami minta semua BUMN agar berpartisipasi dalam pemerataan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja,” kata Menteri BUMN.

Menteri BUMN menjelaskan bahwa adanya Pertashop akan menguntungkan kedua belah pihak baik ponpes ataupun pengusaha daerah. Karena Pertamina sudah memiliki kekuatan suplai dan hulunya. Selain itu, bisa berkompetisi secara terbuka. Alokasi Pertashop untuk ponpes di tahun 2021 dimaksudkan untuk kemandirian ponpes.

“Dari program 10.000 Pertashop yang direncanakan pada 2021, akan dialokasikan 1.000 Pertashop untuk ponpes. Hal ini dimaksudkan agar pesantren bisa mandiri, ekonomi umat bisa kuat dan pondasi kebangsaan bisa berkelanjutan. Kita juga akan melihat potensi pengusaha daerah,” jelas Menteri.

Melalui kemitraan ini, Menteri BUMN, Erick Thohir berharap pesantren dapat mandiri secara finansial, sekaligus menguatkan ekonomi umat dan masyarakat di sekitarnya.

“Kami di Kementerian BUMN dan juga Pertamina, akan terus mendukung program kemandirian ekonomi masyarakat melalui program kemitraan atau program-program lainnya,” pungkasnya.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Menteri BUMN serta pengisian BBM untuk kendaraan bermotor secara simbolis. Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian Pertashop di ponpes Nurul Qur’an Karang Petir. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *