30/07/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Menolak Dirawat, Seorang Wanita Asal Desa Tinggar Jaya Akhirnya Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

CILACAP (BANYUMAS POS) – Pada Rabu, 28 Juli 2021 Klinik Karlina Sidareja, Cilacap telah melakukan tes antigen terhadap seorang pasien, dan hasilnya positif covid-19. Namun, ketika akan dirujuk ke RS Aghisna Sidareja, pihak keluarga menolak dan meminta untuk melaksanakan isolasi mandiri di rumah.

Nahas, keesokan harinya, wanita berinisial SM (51) dan warga Desa Tinggar Jaya, Kecamatan Sidareja itu meninggal dunia pada Kamis (29/7) sekitar pukul 02.30 WIB dini hari dan dimakamkan tidak menggunakan prosedur pemakaman Covid-19.

Babinsa Koramil 11/Sidareja, Sertu Panca YH bersama Tim Penanganan Covid-19 Kecamatan Sidareja mendatangi rumah duka di Dusun Nusadadi RT 01 RW 05 Desa Tinggar Jaya untuk mendata jumlah keluarga almarhum agar di kemudian hari jika ada yang bergejala atau tertular Covid-19, akan memudahkan Satgas untuk melakukan contact tracing.

Sertu Panca mengatakan dirinya bersama tim mendata keluarga terpapar agar pada saat timbul gelaja covid bisa segera dilakukan penanganan.

“Kedatangan kita ke rumah duka selain menyatakan bela sungkawa, juga untuk memberikan edukasi kepada pihak keluarga terkait bahaya Covid-19. Dan kita tidak berharap mereka juga kena, namun apabila ada keluarga yang mengalami gejala covid, kita bisa lakukan penanganan agar tidak menyebar ke warga yang lain,” jelasnya.

Sementara itu, bidan Desa, Ika yang tahu persis awal mula gejala dimiliki almarhumah menuturkan, sebelumnya ia mendapat telepon dari anak korban yang mengatakan ibunya lemas dan mengalami sesak nafas.

“Namun ketika saya menelepon ke RS Aghisna Sidareja untuk menanyakan apakah ada ruang kosong untuk pasien, pihak keluarga malah menolak dirawat dan meminta isolasi mandiri di rumah, dan keesokan harinya meninggal dunia,” ujarnya.

Selain mendata anggota keluarga maupun warga yang kontak erat dengan almarhumah, esok harinya dilaksanakan penyemprotan desinfektan di rumah korban agar virus corona tidak menyebar. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *