23/04/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Mabok Bawa Serbuk Petasan, Warga Ambal Ditangkap Polisi

KEBUMEN – (BANYUMAS POS) – Sat Resnarkoba, Polres Kebumen kembali mengamankan sedikitnya 8 Kg serbuk petasan berikut belasan lembar sumbu siap edar.

Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Kasubbag Humas Polres Kebumen Iptu Tugiman menjelaskan, serbuk petasan diamankan dari dua tersangka masing-masing inisial AF (19) dan DR (28), warga Desa Kembangsawit, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen.

Penangkapan kedua tersangka berawal dari informasi masyarakat, adanya dua pemuda yang mencurigakan sedang minum-minuman keras pada hari Kamis (22/4/2021) sekitar pukul 22.00 WIB di batas kota Kebumen, Desa Jatisasri.

Dari kecurigaan tersebut, warga kemudian melaporkan ke Polres Kebumen. Sat Resnarkoba Polres Kebumen selanjutnya mendatangi salah satu tersangka dan saat dilakukan penggeledahan oleh Sat Resnarkoba, polisi mendapatkan 3 Kg serbuk petasan berikut lembaran sumbu.

“Awalnya kita mengamankan tersangka AF. Dari tersangka AF kita dapatkan barang bukti 3 Kg serbuk petasan berikut lembaran sumbu ini,” kata Iptu Tugiman, Jumat (23/4/2021).

Menurut keterangan AF, serbuk petasan miliknya diperoleh dari tersangka IR yang tidak lain adalah tetangganya.

Tak berselang lama, Sat Resnarkoba langsung memburu tersangka IR dan mendapatkan serbuk petasan lainnya sebanyak 5 Kg, berikut lembaran sumbu petasan.

Sememtara, keterangan dari tersangka IR, ia bisa memperoleh keuntungan 55 ribu Rupiah untuk tiap kantong plastik yang berisi 1 Kg serbuk petasan.

Kasat Narkoba Polres Kebumen, AKP Paryudi mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih gencar melakukan Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan atau KKYD dengan sasaran Miras dan Petasan serta kembang api yang membahayakan.

“Ini intruksi langsung dari Kapolres Kebumen. Kegiatan KKYD masih terus berlangsung,” imbuh AKP Paryudi.

KKYD yang tengah digelar Polres Kebumen hingga Polsek jajaran selama puasa Ramadhan agar umat muslim lebih khusyuk dalam menjalankan ibadah taraweh.

Polres Kebumen mengimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk tidak bermain petasan karena berbahaya. Petasan merupakan barang berbahaya. Tak sedikit warga masyarakat menjadi korban akibat ledakan petasan.

“Semoga dengan adanya kegiatan KKYD ini, Kebumen akan selalu kondusif. Umat muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa Ramadhan lebih khusyuk, perayaan lebaran lebih khidmat,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius Polres Kebumen. Keduanya terancam hukuman 20 tahun penjara setelah Polres Kebumen menyangkakan para tersangka dengan Pasal 1 Ayat (1) UU Darurat RI No. 12 tahun 1951. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *