24/08/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Latihan Pembentukan Raider Satuan Jajaran TNI AD Gelombang l TA. 2021 Resmi Ditutup

CILACAP (BANYUMAS POS) – Latihan Pembentukan Raider Satuan Jajaran TNI AD Gelombang l TA. 2021 yang diikuti oleh 500 Siswa secara resmi ditutup Danpusdiklatpassus, Brigjen TNI Thevi Angandowa Zebua, Selasa (24/8/2021).

Penutupan berlangsung pada pukul 09.00 WIB di Lapangan Kesatrian Amirul Isnaeni Daun Lumbung, Jalan Veteran, Kelurahan Tambakreja, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap.

Upacara penutupan dihadiri Danrem 071/Wijayakusuma diwakili Dandenhubrem 071/WK, Letkol Chb. Siti Supeni, Komandan Kodim 0703/Cilacap, Letkol Inf. Andi Afandi, Para Perwira Menengah Pusdiklatpassus, Para Kasi PAM Raider dan Kasi Opslat Raider.

Di Hadapan seluruh Perwira, Bintara dan Tamtama serta seluruh mantan pelaku Latihan Pembentukan Raider, Danpusdiklatpassus, Brigjen TNI Thevi Angandowa Zebua mengucapkan selamat atas keberhasilan para mantan peserta didiknya dalam mengikuti pendidikan ini.

Dia berharap bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diperoleh, dapat terus dikembangkan serta dapat menjadi dorongan untuk lebih meningkatkan semangat dan tekad dalam rangka menyiapkan diri guna menyongsong tugas-tugas yang diberikan oleh Negara di masa yang akan datang.

“Dengan bertambahnya Kualifikasi Raider ini, maka para mantan peserta didik harus lebih siap dan mampu melaksanakan tugas khusus yang menjadi bagian dari Perang atau pertempuran Non Konvensional,” kata Brigjen TNI Thevi Angandowa Zebua.

Lanjut Danpusdiklatpassus, hal tersebut sesuai dengan Motto Prajurit Raider yaitu mampu bergerak secara cepat, tepat dan senyap untuk mendekati, merebut dan menghancurkan sasaran.

Menurutnya, pasukan Raider adalah salah satu pasukan elit infanteri yang mempunyai kemampuan lebih dibandingkan prajurit infanteri biasa.

“Tentunya telah dibekali dengan berbagai macam ilmu pengetahuan dan keterampilan khusus seperti Raid Penghancuran dan Raid Pembebasan Tawanan, Operasi Mobud, Operasi Lawan Gerilya maupun Pertempuran Jarak Dekat dan masih banyak kemampuan lainnya yang diterima selama ini,” ungkapnya.

Kualifikasi Raider dengan tanda petir melambangkan bahwa prajurit Raider adalah prajurit yang mampu bergerak cepat dan bertindak dengan senyap di segala bentuk medan dan cuaca, dengan menggunakan unsur pendadakan dalam pertempuran.

“Jadikanlah itu sebuah kebanggaan dalam hati dan diri para mantan peserta didik sekalian untuk selalu memberikan yang terbaik kepada Satuan dalam setiap tugas pengabdian kepada Negara dan Bangsa,” ujarnya.

Ia berharap, agar bekal ilmu pengetahuan dan keterampilan yang telah diterima selama mengikuti pendidikan di Pusdiklatpassus Kopassus ini bisa memberi manfaat dan dapat meningkatkan kualitas kemampuan sebagai seorang Prajurit Raider yang kuat, efektif, dan profesional.

“Tentunya dalam menghadapi tugas-tugas ke depan yang semakin dinamis dan kompleks, guna menjaga integritas dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik lndonesia,” imbuhnya.

Danpusdiklatpassus juga berpesan agar setelah rangkaian kegiatan upacara penutupan latihan ini, para mantan peserta didik saat kembali ke satuan asal, agar menjaga faktor keamanan diri dan materil.

“Tetap pedomani Prokes pasca penutupan latihan ini guna mencegah penyebaran Covid-19 dan sampaikan salam hormat kepada pimpinan dan keluarga masing-masing,” kata Danpusdiklatpassus.

Selanjutnya kepada seluruh pelatih dan pendukung, ia menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya atas dedikasi dan pengabdian dengan segala kemampuan dimiliki yang selama melaksanakan seluruh rangkaian operasional Latihan Pembentukan Raider Satuan Jajaran TNI AD Gelombang l TA. 2021 ini.

“Segera laksanakan evaluasi secara menyeluruh dan jadikan sebagai bahan masukan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di masa yang akan datang,” pungkasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *