13/01/2022

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

KWT Desa Poncowarno, Dukung Kemandirian Kartini Bidang Pertanian

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Petani di Desa sudah lama terkenal berperan penting sebagai salah satu tonggak penghasil pangan. Petani wanita juga memiliki peran yang hampir sama dengan petani laki-laki, bahkan mereka terlibat langsung dalam berbagai tahap kegiatan, khususnya pada saat masa tanam.

Di era globalisasi seorang wanita yang pada mulanya sebagai ibu rumah tangga, mulai merubah dan turut serta secara langsung membantu mencukupi kebutuhan hidup keluarga.

Peningkatan produktifitas tenaga kerja wanita tani memiliki peran dan potensi yang strategis dalam mendukung peningkatan maupun perolehan pendapatan rumah tangga pertanian di pedesaan, Dengan berbagai masalah dan kendala yang dihadapi, salah satu cara untuk menghadapi permasalahan tersebut adalah dengan meningkatan efektifitas bimbingan pelatihan dan penyuluhan.

Pembinaan wanita tani yang ada di pedesaan melalui suatu wadah kelompok yang disebut kelompok wanita tani (KWT) perlu ditingkatkan sehingga potensinya yang besar dapat dimanfaatkan serta peranannya sebagai mitra kerja laki-laki secara serasi.

Seiring berjalannya waktu, di Kabupaten Kebumen yang terus berkembang akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. Peningkatan kualitas manusia sangat dibutuhkan untuk mengimbangi pesatnya laju pembangunan. Oleh karena itu pemberdayaan wanita juga perlu ditingkatkan.

Salah satunya pemberdayaan perempuan melalui kelompok wanita tani (KWT) di Desa Poncowarno, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen.

Kelompok wanita tani (KWT) adalah kelompok tani yang anggotanya para perempuan yang melaksanakan usaha di bidang pertanian, para istri petani yang juga anggota kelompok tani, dibawah bimbingan Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Poncowarno.

Kepala Desa Poncowarno, Dwi mengatakan, kelompok wanita tani ‘Tani Mapan’ Desa Poncowarno berlokasi di sentra pertanian kebun pangan ‘Pancaneka’ milik Desa Poncowarno.

“Ini merupakan bagian dari rencana penyelenggaraan penyuluhan dan pengarahan pertanian yang disusun secara partisipatif dengan memadukan potensi masyarakat dengan sumber daya pertanian yang ada, agar menghasilkan produk lokal yang bernilai tinggi, strategis, menjaga ketahanan pangan desa dan meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya.

Selain itu, dapat meningkatkan produktivitas komoditas unggulan daerah, mendukung kemandirian kartini pertanian, meningkatkan pendapatan petani, terutama ibu-ibu yang menjadi anggota PKK maupun anggota kelompok wanita tani ‘Tani Mapan’ di Desa Poncowarno agar kehidupan masyarakatnya bisa menjadi lebih sejahtera.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Poncowarno beserta perangkat, Desa Poncowarno, Pengurus dan anggota PKK serta kelompok wanita tani (KWT) ‘Tani Mapan’ Desa Poncowarno, Kecamatan Poncowarno, Kabupaten Kebumen. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *