17/11/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Kunjungan Kerja Komisi VIII DPR RI ke Kebumen

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Komisi VIII DPR RI menggelar kunjungan kerja (Kunker) Komisi VIII DPR RI di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (17/22).

Kunjungan dalam rangka pengawasan dan penyaluran bantuan sosial (Bansos) PKH dan BPNT dan penyaluran bantuan program pendidikan serta pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) pendidikan di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kebumen

Dalam sambutannya, Bupati Kebumen, H. Arif Sugianto menyampaikan ucapan selamat datang kepada segenap Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPRD RI di Kabupaten Kebumen.

“Saya sampaikan kepada bapak/ibu dari Komisi VIII DPR RI bahwa Kabupaten Kebumen terletak di bagian selatan Provinsi Jawa Tengah dengan luas wilayah sekitar 128 ribu hektar dan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa. RPJMD Kabupaten Kebumen Tahun 2021-2026 ditetapkan dengan visi mewujudkan Kabupaten Kebumen Semakin Semarak (Sejahtera, Mandiri, Berakhlak Bersama Rakyat),” kata Bupati.

Bupati menjelaskan, Kebumen Semakin Semarak ini adalah terwujudnya suatu keadaan dengan kondisi masyarakat terpenuhi kebutuhan dasarnya, baik kebutuhan lahir maupun batin secara merata.

“Perlu saya sampaikan bahwa selama tahun 2015 hingga 2020 angka kemiskinan turun 2,85% (0,57% per tahun) atau penduduk miskin turun berkurang sebesar 30.810 jiwa (6.160 jiwa per tahun). Namun, pada tahun 2020 angka kemiskinan di Jawa Tengah mengalami kenaikan termasuk di Kabupaten Kebumen menjadi 17,59 % karena terjadi pandemi Covid 19,” ungkapnya.

Berdasarkan data jumlah penduduk miskin dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) per-Oktober 2020 ada sebanyak 529,219 jiwa. Terkait dengan program Bansos Gulkin Tahun 2021 melalui program sembako sudah dilakukan sebesar 118.506 transaksi KPM atau 97.21% transaksi.

Sementara, untuk program Keluarga Harapan Kabupaten Kebumen Tahun 2021 hingga tahap ketiga sudah mencapai 61.637 KPM transaksi atau 99.66%.

“Permasalahan KKS tidak terdistribusi dan tidak transaksi di Kabupaten Kebumen, entah keluarga yang merantau dan tidak bisa dihubungi meninggal dan tidak ada ahli waris ahli waris menolak bantuan, pindah domisili hingga tidak hadir saat penditribusian KKS,” tandas Bupati.

Dalam kesempatan itu, Anggota dari Fraksi Gerindra Dapil Jateng ll, H. Abdul Wachid mengatakan, agenda penting kunjungan komisi VIII untuk meninjau langsung penyaluran anggaran bantuan yang disalurkan lewat kemensos Kemenag dan BNPB di tingkat Kabupaten.

“Pandemi Covid-19 telah meningkatkan tingkat kemiskinan di Indonesia termasuk dampak terhadap anak yatim piatu, dampak perubahan iklim yang menimbulkan bencana hingga menelan banyak kerugian,” ujar Wachid.

Acara diakhiri dengan penyerahan cinderamata dan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) untuk anak penyandang cacat berupa kursi roda standar, pengembangan usaha graduasi PKH, dan Alat Peraga Edukatif (APE). Adapun kebutuhan dasar untuk anak yatim piatu, anak Lembaga Kesejahterahan Sosial Anak (LKSA) serta bantuan kewirausahaan motor roda tiga.

Selain itu, penyaluran bantuan dari Kementerian Sosial sebesar Rp 500 juta yang diterima Pemkab Kebumen untuk masyarakat. Bantuan berupa sembako, dua kendaraan motor roda tiga, alat bantu bagi penderita disabilitas. Kemudian bantuan untuk para UMKM.

Bantuan yang sama juga diberikan dari Kementerian Agama sebesar Rp 2,1 miliar untuk 1.502 para guru ngaji. Kemudian bantuan untuk para guru TK atau Raudlatul Athfal sebesar Rp 2,6 miliar untuk 4.549 penerima. Ada juga bantuan untuk 4.748 santri dengan total bantuan Rp 7,4 miliar. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.