05/06/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Krisis Air Bersih di Cilacap, BPBD Salurkan Air Bersih Sebanyak 23 tanki

CILACAP (BANYUMAS POS) – Ribuan warga di Cilacap mulai kesulitan mendapatkan air bersih akibat terdampak musim kemarau yang membuat sumur atau mata air sudah mulai mengering.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap, Tri Komara Sidhy menyampaikan, pihaknya sudah mengirim air bersih ke daerah yang rawan kekeringan atau krisis air bersih.

Dia menjelaskan, BPBD Cilacap telah menyalurkan air bersih sebanyak 23 tanki ke 13 Desa di enam Kecamatan di wilayah Kabupaten Cilacap.

BPBD mencatat ada 13 desa di enam kecamatan sudah di dropping air bersih. Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah.

“Jumlah warga yang terdampak saat ini ada 3.732 kepala keluarga dengan jumlah 12.933 jiwa,” ujar Tri Komara, Jumat (04/06).

Adapun 13 desa di enam Kecamatan yang sudah mendapat bantuan air bersih antara lain, Desa Bojong Kecamatan Kawunganten, Desa Cisumur, Gintungreja, Cinangsi, Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu. Desa Rawaapu, Purwadadi, Bulupayung, Sidamukti, dan Cimrutu Kecamatan Patimuan.

Selanjutnya, Desa Binangun Kecamatan Bantarsari, Desa Bantar Kecamatan Wanareja, dan Desa Kutawaru Kecamatan Cilacap Tengah.

“Hari ini kita kirim 10 ribu liter ke Dusun Kalenwedi Desa Cimrutu Kecamatan Patimuan menyasar 110 KK 335 jiwa. BPBD punya tiga mobil tanki, satu mobil bisa kirim dua tanki air bersih ke desa yang sama,” katanya.

Dalam menghadapi bencana kekeringan tahun ini, BPBD menghimbau kepada masyarakat terutama yang di wilayah rawan kekeringan agar lebih efisien dalam penggunaan air.

“Untuk penanggulangan bencana kekeringan menggunakan APBD tahun 2021, sekitar untuk 200 tanki air bersih,” pungkasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *