09/10/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Kodim Kebumen Launching BTPKLW, Wabup Apresiasi

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Pandemi Covid-19 yang mulai masuk ke Indonesia termasuk di wilayah Kabupaten Kebumen sejak Maret 2020 tidak saja berdampak pada aspek kesehatan, tetapi juga pada aspek ekonomi sosial masyarakat.

Untuk mengurangi dampak tersebut, Pemerintah melalui TNI telah mengeluarkan kebijakan pemulihan ekonomi melalui Bantuan Tunai bagi para Pedagang Kaki Lima dan Warung atau yang disebut dengan istilah (BTPKLW).

Presiden Jokowi memberikan bantuan BTPKLW kepada Masyarakat kurang mampu melalui TNI dan POLRI. Hal ini merupakan upaya Pemerintah melalui institusi TNI karena masih banyak masyarakat pelaku usaha kecil yang belum mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM).

Dalam kesempatan tersebut, Kodim 0709/Kebumen melaunching Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW), Sabtu (09/10). Bantuan disalurkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Kebumen, Ristawati Purwaningsih.

Hal itu dilakukan berdasarkan Surat Perintah (SP) Danrem 072/PMK No. Sprin/1076/2021 Tentang Perintah Merencanakan, Menyiapkan dan Melaksanakan Penyaluran Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW).

“Saya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada bapak Dandim Kebumen beserta jajaran hingga Babinsa yang telah mencari data verifikasi langsung turun ke masyarakat. Kita yakini bahwa ini benar-benar valid tanpa tebang pilih dan benar-benar mengena kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Wakil Bupati Kebumen, Ristawati Purwaningsih.

Ristawati menyampaikan bahwa dalam satu setengah tahun ini, masih dalam masa pandemi Covid-19 dan PPKM yang diberlakukan Pemerintah, menurutnya sangat berimbas kepada perekonomian termasuk pada pedagang kaki lima (PKL) dan warung.

Dia berharap bantuan ini dapat membangkitkan ekonomi masyarakat dan menambah modal kerja mereka, walaupun bantuan ini tidak dapat mengentaskan seluruh permasalahan ekonomi, tetapi sebagai wujud kepedulian Pemerintah terhadap warga yang terdampak Covid-19.

“Manfaatkan bantuan BTPKLW sebaik-baiknya, gunakan untuk meningkatkan kemajuan dan menciptakan pemulihan ekonomi, sehingga harapan dari Pemerintah agar masyarakat akan semakin sejahtera ditengah pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Sementara, Dandim 0709/Kebumen, Letkol Kav MS. Prawira Negara Matondang mengatakan bahwa ini adalah upaya Pemerintah dalam rangka pemulihan ekonomi, khususnya bagi pedagang kaki lima dan warung.

Lanjutnya, Kodim siap selalu melaksanakan tugas apapun perintah dari komando atas. Namun demikian, proses entri data memang cukup luar biasa. Disamping database yang kita miliki, kita juga harus cek ke lapangan melalui Babinsa setelah itu diverifikasi.

“Kemudian kita entri baru bisa ke aplikasi itu hijau. Kalau warna bersangkutan sudah hijau, artinya sudah tidak ada masalah. Namun kalau masih kuning atau merah, artinya masih perlu verifikasi lagi,” ungkapnya.

Dandim menjelaskan, Kodim 0709/Kebumen mendapat kepercayaan untuk menyalurkan bantuan kepada penerima manfaat di wilayah Kabupaten yang berjumlah 6500 orang. Nantinya akan dituangkan dalam rencana dan laporan.

“Hari ini yang mendapat bantuan sesuai dengan direktif per hari 300 orang sampai dengan 7 November. Hari pertama sejumlah 55 orang, sehingga kalau 6500 orang kami butuh waktu 2 bulan setengah atau 3 bulan, bahkan bisa sampai dengan 4 bulan,” terangnya.

Dia berharap semoga bantuan ini dapat menggairahkan ekonomi warga masyarakat, juga untuk meringankan beban di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Pemerintah pun menyadari bantuan ini tidak akan dapat menyelesaikan semua kebutuhan ekonomi, tetapi ini merupakan wujud kepedulian pemerintah kepada warganya yang terdampak akibat Covid-19. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *