10/08/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Boyin : Tidak Ada Pemotongan BST, Pembelian Sembako Melalui Musyawarah

CILACAP (BANYUMAS POS) – Usai ramai pemberitaan dugaan BUMdes Slarang memotong Bantuan Sosial Tunai (BST) Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan, Kabupaten Cilacap senilai Rp 100 ribu digantikan paket sembako, membuat Ketua BUMdes Slarang angkat bicara.

Ketua BUMdes Slarang, Boyin Supriyono mengklarifikasi bahwa tidak ada pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST) senilai Rp 100 ribu saat penerimaan BST pada 6 Agustus lalu di Balai Desa Slarang.

Boyin menyampaikan, Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Pemerintah melalui Kantor POS Indonesia di Cilacap disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Desa Slarang utuh sebesar Rp 600 ribu tanpa ada pemotongan.

“Pembelian paket sembako senilai Rp 100 ribu sebelumnya sudah ada musyawarah antara pihak BUMdes Slarang, Pemerintah Desa setempat dan warga penerima bantuan, namun tidak ada paksaan untuk membelinya,” kata Boyin saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (9/8/2021).

Lanjutnya, sesuai anjuran Pemerintah, uang BST yang diterima oleh KPM digunakan sebaik-baiknya, terutama untuk ketahanan pangan di masa pandemi Covid saat ini dan tidak untuk disalahgunakan.

“Oleh karenanya, BUMdes Slarang berinisiatif menyediakan paket sembako agar dibeli oleh warga penerima BST. Itupun melalui musyawarah terlebih dahulu. Bagi yang mau beli silahkan. Namun jika tidak membeli pun tidak apa-apa,” ujarnya.

Dengan tegas Boyin mengatakan bahwa tidak ada pemotongan BST senilai Rp 100 ribu. Menurutnya, sembako yang dibeli oleh KPM tersebut juga bertujuan untuk ketahanan pangan warga.

Ia menjelaskan, keuntungan dari paket sembako tersebut dikumpulkan dengan kas milik BUMdes Slarang untuk kegiatan Bakti sosial memberikan bantuan kepada warga yang kurang mampu namun belum tersentuh bantuan apapun dari Pemerintah dan juga anak yatim piatu di Desa Slarang.

“Jadi semua program BUMdes Slarang dari masyarakat untuk masyarakat. Artinya dapat bermanfaat untuk masyarakat di Desa Slarang seperti Pasar Panggok, pengadaan pupuk untuk petani dan pekerjaan proyek maupun lainnya,” pungkasnya. (Gal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *