29/11/2021

Banyumas Pos

Cablaka-Optimis-Berani

Kesadaran Hukum Warga Muhammadiyah Sebagai Wujud Manusia Berkemajuan

KEBUMEN (BANYUMAS POS) – Persyarikatan Muhammadiyah didirikan sebagai wujud peran serta dalam membangun bangsa yang maju dan berkeadaban dalam bingkai keislaman.

Peran serta ini tentu saja mencakup seluruh sendi kehidupan berbangsa dan bernegara baik dalam bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang ekonomi, bidang sosial, bidang kebangsaan dan keagamaan bahkan pada bidang hukum.

Pada bidang hukum ini, tidak bisa dipungkiri bahwa masih banyak warga muhammadiyah belum secara sepenuhnya peduli bahkan memahami aturan atau perundangan hukum yang ada di lndonesia.

Kesadaran hukum sangat diperlukan oleh masyarakat khususnya warga muhammadiyah agar ketertiban, kedamaian, ketenteraman, dan keadilan dapat diwujudkan dalam pergaulan antar sesama sehingga tatanan masyarakat yang berkemajuan dapat tercapai.

Tanpa memiliki kesadaran hukum yang tinggi, tujuan tersebut akan sangat sulit dicapai bahkan dalam poin keempat huruf e Matan Kepribadian Muhammdiyah berbunyi ‘Mengindahkan segala hukum, undang-undang, peraturan, serta dasar dan falsafah negara yang sah’.

Maka dengan ini jelaslah bahwa kesadaran hukum bagi warga muhammadiyah merupakan hal yang sangat penting dan tidak bisa ditawar demi terwujudnya masyarakat yang berkemajuan menuju Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur.

Sebagai upaya mewujudkan kesadaran hukum bagi warga muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kebumen menyelenggarakan sarasehan sadar hukum dan launching LBH ‘persyarikatan’ PDM Kebumen. Acara diselenggarakan pada Minggu, (28/11) pukul 09.00 WIB di gedung dakwah Muhammadiyah dengan metode hybrid yaitu gabungan antara daring dan luring.

Peserta undangan sarasehan dari perwakilan Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Pimpinan Cabang Aisyiah berbagai kecamatan se kebumen, perwakilan ortom tingkat daerah, perwakilan Amal Usaha Muhammadiyah bidang kesehatan, pendidikan, pesantren, maupun panti asuhan mengikuti secara langsung atau hadir di gedung dakwah muhammadiyah sedangkan diluar itu peserta dapat mengikuti melalui zoom meeting dan live youtube.

Acara ini diisi oleh dua narasumber yaitu narasumber pertama Prof. DR. Absori, S.H, M.Hum, selaku ketua Majelis Hukum dan Hak Asasi Manusia PWM Jawa Tengah dengan materi ‘Kesadaran Warga Muhammadiyah Dalam melakukan Jihad Advokasi Hukum Dalam Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara’ yang disampaikan melalui tatap muka daring (zoom).

Sedangkan narasumber kedua adalah Kasran, S.H, praktisi hukum dari LBH Pakhis Kebumen dengan materi ‘Memotret Persoalan Hukum Di Kebumen Dari Pengalaman Empiris Di Lapangan’ yang disampaikan secara tatap muka langsung.

Acara ini dimulai pada pukul 09.00 WIB dengan sambutan pertama oleh H. Kinanto, S.H, selaku Wakil Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia PDM Kebumen. Sambutan kedua sekaligus membuka resmi acara sarasehan oleh ketua PDM Kebumen yang diwakili oleh Mulan Annafaty, S.Si, M.Si, selaku sekretaris PDM kebumen.

Sebelum acara sarasehan dimulai, dilakukan terlebih dahulu launching LBH ‘Persyarikatan’ PDM Kebumen dengan pembacaan SK pendirian dari Majelis Hukum Dan HAM Pimpinan Pusat Muhammadiyah beserta nama-nama pengurus masa bakti 2021-2026.

Sebagai direktur diamanatkan kepada Ari Subowo, S.Pd, M.T, sekretaris Hari Satriyo, S.Sos dan Damaz Reza Kurniadi, S.H sebagai bendahara serta beberapa orang sebagai tim pengacara. Acara sarasehan berlangsung dengan khidmat dan dinamis disertai tanya jawab kepada para narasumber oleh peserta baik via daring maupun luring yang dipandu oleh Agus Hasan Hidayat, S.Si, M.T selaku moderator sarasehan dan berakhir. (Lia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *